BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – PT Pamapersada Nusantara Distrik Balikpapan Operation (PAMA BPOP) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Pilar Ekonomi.
Kali ini, PAMA BPOP menggelar Pelatihan Pemuda Angkatan Kerja Dasar Pengelasan (Basic Welding) selama dua hari, 30–31 Desember 2025, di Kelurahan Kariangau, Balikpapan.
Program tersebut menyasar pemuda usia produktif yang belum bekerja, termasuk dari keluarga prasejahtera. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta daya saing peserta di dunia kerja.
Pelatihan tidak hanya memberikan materi dasar pengelasan, tetapi juga sertifikat yang dapat menjadi modal awal saat melamar pekerjaan.
Chief PAMA BPOP Expert Sulasman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga kepercayaan diri dan bekal awal untuk memasuki dunia kerja. Ini memang masih tahap dasar, tetapi peluang selalu terbuka bagi mereka yang serius dan mau berkembang,” ujarnya, didampingi CSR Officer PAMA BPOP Aziz Kusuma Aji.
General Service Section Head PAMA BPOP Tivani Raharja menambahkan, selain pelatihan, perusahaan juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada peserta berupa welding helmet, sarung tangan las, dan masker N95.
“Termasuk bantuan peralatan seperti lima unit alat las listrik, enam unit gerinda potong, serta perlengkapan pendukung lainnya. Peralatan ini menjadi inventaris kelompok kepemudaan di LPM Kariangau,” katanya.
Perwakilan Kelurahan Kariangau, Riduwan, turut memberikan apresiasi dan motivasi kepada para peserta. Dia menilai pelatihan tersebut menjadi peluang berharga karena dilaksanakan secara gratis dan dilengkapi sertifikat.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ilmu, pengetahuan, dan sertifikat itu penting. Gunakan untuk menambah semangat mencari pekerjaan dan meningkatkan kompetensi diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kariangau Asmir menyebut pelatihan ini sejalan dengan aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diusulkan kepada pemerintah, namun terkendala keterbatasan anggaran.
Menurutnya, kehadiran PAMA BPOP melalui program CSR disambut antusias warga. Dia berharap ke depan ada peserta yang mampu berprestasi dan memiliki peluang dilirik dunia industri, termasuk PAMA, meski pelatihan masih pada level dasar.
“Kita ingin ada yang menonjol sehingga punya peluang ke depan. Masuk ke dunia industri tidak mudah karena kompetisinya ketat. Karena itu, fokus dan manfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin,” ucapnya.
Pelatihan Basic Welding ini menjadi bagian dari upaya PAMA BPOP menjalankan program CSR berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan kesiapan kerja generasi muda. Melalui sinergi dengan pemerintah kelurahan dan LPM, program ini diharapkan memberi dampak nyata serta membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi para peserta.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
