PONTIANAK, iNewsBalikpapan.id – Setelah hampir sebulan diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akhirnya bisa bernapas lebih lega.
Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah Kota Pontianak selama dua hari berturut-turut, mulai Jumat (4/9/2026) petang hingga Sabtu (5/9/2026) pagi.
Guyuran hujan menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa pekan harus beraktivitas di tengah kepungan asap. Kondisi udara pun terasa lebih bersih setelah hujan membantu mengendapkan partikel polusi yang sebelumnya memenuhi atmosfer.
Kabut asap karhutla diketahui telah menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Barat hampir satu bulan terakhir. Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi tersebut juga membuat kualitas udara memburuk hingga berada pada level tidak sehat dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan.
Hujan dengan intensitas tinggi dalam dua hari terakhir turut membasahi jalan, permukiman, serta lahan yang sebelumnya kering. Kondisi ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran titik panas atau hotspot dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran.
"Turunnya hujan ini tentu jadi kabar baik sekali buat kami, udara jadi terasa jauh lebih segar dari hari-hari sebelumnya yang penuh asap," ungkap salah seorang warga Pontianak, Winda Maulidya, Sabtu (5/9/2026).
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
