Ekspor Perdana 52,4 Ton Rumput Laut ke Vietnam, Nilai Capai Rp2,3 Miliar

Ikhsan Permana SP
.
Senin, 19 September 2022 | 15:40 WIB
Dengan nilai Rp2,3 miliar, sebanyak 52,4 ton rumput laut asal Kalimatan Utara (Kaltara), Indonesia diekspor ke Vietnam. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Dengan nilai Rp2,3 miliar, sebanyak 52,4 ton rumput laut asal Kalimatan Utara (Kaltara), Indonesia diekspor ke Vietnam. Proses ekspor rumput laut kering perdana ini didampingi langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Pengiriman komoditas ini sekaligus menandai ekspor melalui jalur laut dari Tarakan ke Vietnam.

"Tentu ini sangat menggembirakan, terutama produk rumput laut yang selama ini masih dilalulintaskan secara domestik melalui Makassar dan Surabaya merupakan potensi besar untuk ekspor ke depannya," kata Kepala Pusat Pengendalian Mutu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Widodo Sumiyanto dalam keterangannya, Senin (19/9/2022).

Dia berharap, kegiatan ini mendorong geliat usaha kelautan dan perikanan di Kaltara. Menurutnya, Provinsi Kaltara terutama di perairan sekitar pulau Tarakan, perairan Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik merupakan salah satu provinsi yang termuda di Indonesia sebagai penghasil rumput laut kering jenis euchema cottonii dengan produksi 60.000 ton per tahun atau 5.000 ton per bulan. 

Dia menuturkan, KKP terus berupaya meningkatkan nilai tambah sektor kelautan dan perikanan di tingkat global melalui implementasi Quality Assurance hasil perikanan hulu hilir. Kegiatan tersebut ditunjukkan melalui sertifikasi jaminan kesehatan ikan, mutu dan keamanan hasil perikanan. 

Selain itu, Widodo menyebut jajaran BKIPM juga mengembangkan digitalisasi pelayanan dalam rangka mempermudah akses pelayanan sertifikasi kesehatan ikan, mutu dan keamanan hasil perikanan. 

Dia menambahkan, sejalan dengan program tersebut, BKIPM telah melakukan langkah-langkah kegiatan strategis meliputi Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikator Quality Assurance (QA) telah dilaksanakan di 15 daerah. Kemudian Pencanangan Sertifikasi Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SJMKHP) untuk 10.000 sertifikat kepada suplier atau UMKM bidang perikanan.

"Kita juga mendorong terbentuknya sistem kelola penanganan mutu berstandar nasional dan internasional," pungkasnya. 

Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul " Vietnam Minati Rumput Laut Kering RI, Impor 52,4 Ton Senilai Rp2,3 Miliar ", Klik untuk baca: https://www.inews.id/finance/bisnis/vietnam-minati-rumput-laut-kering-ri-impor-524-ton-senilai-rp23-miliar

Editor : Mukmin Azis
Bagikan Artikel Ini