Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : AS Panen Untung gegara Perang Iran, Jual Paket Senjata Rp149 Triliun ke Negara Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Perang Berkecamuk di Timur Tengah, Presiden Prabowo Tunda Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:53 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Perang Berkecamuk di Timur Tengah, Presiden Prabowo Tunda Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza
Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan TNI ke Gaza, Palestina sebagai pasukan perdamaian BoP. (foto: ilustrasi/ist)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Pengiriman pasukan TNI ke Gaza sebagai pasukan perdamaian Board of Peace (BoP) ke Gaza, Palestina dipastikan ditunda.

Penundaan pengiriman pasukan TNI ke Gaza dilakukan Presiden Prabowo Subianto setelah melihat situasi perang di Timur Tengah. Penundaan ini resmi diumumkan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

“Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda,” bunyi keterangan tertulis Bakom RI, Senin (16/3/2026).

Dalam keterangannya tersebut, Presiden Prabowo memutuskan menunda pengiriman pasukan TNI ke Gaza setelah Indonesia menangguhkan pembahasan BoP, menyusul eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang meluas di kawasan Timur Tengah.

"Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold) karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah," tulis keterangan tersebut.

Presiden Prabowo sendiri telah mengajukan diri sebagai mediator untuk penyelesaian konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran. Perang yang sudah memasuki minggu ketiga tersebut telah menciptakan ketidakpastian dan gejolak bagi semua negara di dunia. 

"Saran saya selalu mencari opsi damai," kata Prabowo.

Presiden menegaskan, bergabungnya RI ke Dewan Perdamaian demi kemerdekaan Palestina, melalui solusi dua negara (two-state solution).

“Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara," tambah Bakom.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut