Barca Ditekuk Atletico 0-2, Wajah Kecewa Lamine Yamal Viral di Media Sosial
JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Lamine Yamal menjadi sorotan usai FC Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Ekspresi emosionalnya setelah pertandingan langsung viral dan menyita perhatian publik.
Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dalam laga kandang yang krusial. Kekalahan ini membuat Blaugrana berada dalam tekanan besar jelang leg kedua pekan depan, karena wajib mengejar defisit dua gol demi menjaga peluang lolos ke semifinal.
Secara statistik, Barcelona tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim melepaskan 18 tembakan dengan tujuh mengarah tepat ke gawang. Namun, efektivitas menjadi masalah utama yang membuat mereka gagal mencetak gol.
Lamine Yamal menjadi pemain paling menonjol di kubu tuan rumah. Pemain berusia 18 tahun tersebut menciptakan tiga peluang dan berhasil menyelesaikan delapan dribel sepanjang laga.
Meski tampil impresif, kontribusi Yamal belum mampu mengubah hasil pertandingan. Dia terlihat menunjukkan rasa frustrasi dalam beberapa momen selama pertandingan berlangsung.
Usai peluit panjang dibunyikan, kamera langsung menyorot Yamal. Dia tampak sangat terpukul dan kehilangan semangat di atas lapangan setelah hasil mengecewakan tersebut.
Rekan-rekannya di Barcelona berusaha menenangkan dia. Bahkan, beberapa pemain Atletico Madrid juga terlihat memberikan dukungan sebagai bentuk sportivitas setelah pertandingan berakhir.
Situasi ini memberi keuntungan besar bagi Atletico Madrid untuk melangkah ke semifinal Liga Champions. Barcelona kini dihadapkan pada tugas berat untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
Menariknya, Yamal tetap mendapat apresiasi dari suporter Barcelona. Dia menerima tepuk tangan meriah di akhir laga setelah melakukan aksi dribel yang hampir berbuah peluang emas.
Yamal dipastikan tetap bisa tampil di leg kedua karena tidak menerima kartu kuning dalam pertandingan ini. Sementara itu, Pau Cubarsi harus absen akibat kartu merah yang diterimanya pada akhir babak pertama.
Kondisi ini membuat tantangan Barcelona semakin berat. Selain tertinggal agregat, mereka juga kehilangan salah satu pemain penting saat menghadapi laga penentuan pekan depan.
Editor : Mukmin Azis