get app
inews
Aa Text
Read Next : Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Tembus Level Rp17.600

Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat Usai Rencana Pertemuan AS–Iran Gagal

Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB
header img
Selat Hormuz Memanas usai Rencana Pertemuan AS-Iran Batal. (Foto:X/@deptofwar)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id- Iran melepaskan tembakan ke dua kapal kontainer di Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026).

Sehari sebelumnya, Amerika Serikat (AS) mencegat kapal tanker minyak bernama Tifani yang diduga memiliki kaitan dengan Iran. Operasi tersebut dilakukan di Samudera Hindia antara Sri Lanka dan Indonesia.

Dilansir dari AP, eskalasi ini terjadi di tengah buntunya upaya negosiasi antara kedua negara.

Rencana putaran kedua pembicaraan damai gagal dilaksanakan di Pakistan awal pekan ini. Presiden Donald Trump kemudian mengumumkan perpanjangan gencatan senjata secara sepihak.

Teheran menegaskan pembicaraan baru bisa dilanjutkan jika AS mencabut blokade laut terhadap pelabuhan dan kapal Iran. Tuntutan itu ditolak oleh Trump.

Meskipun serangan udara AS dan Israel telah berhenti di Iran, dan rudal Teheran tidak lagi menghantam Israel dan negara-negara Teluk, kondisi di Selat Hormuz dan perairan sekitarnya masih panas.

Ancaman serangan Iran secara efektif melumpuhkan Selat Hormuz sejak perang pecah pada akhir Februari. Sekitar sebulan kemudian, AS memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan dan kapal Iran untuk menekan Teheran.

Pada masa damai, sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas alam dunia melewati Selat Hormuz. Alhasil, dunia menghadapi krisis energi yang dapat mengguncang perekonomian global. 

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut