Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara SAMS Sepinggan Berangkatkan 359 Calon Jemaah Haji Kloter 1, Prioritaskan Layanan Lansia
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi Bertambah Jadi 7 Kemenhaj Pastikan Layanan Tetap Optimal

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:08 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Jumlah Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi Bertambah Jadi 7 Kemenhaj Pastikan Layanan Tetap Optimal
Ilustrasi, Kemenhaj mencatat ada tujuh jemaah haji meninggal dunia di Arab Saudi.(Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M terus berlangsung dengan pengawasan ketat, meski kabar duka menyelimuti jemaah Indonesia di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan adanya penambahan jumlah jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci.

Dua jemaah terbaru yang wafat di Madinah adalah Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari kloter BPN-01 asal Kota Samarinda.

Dengan tambahan tersebut, total jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kini mencapai tujuh orang.

"Sehingga total jemaah wafat menjadi tujuh orang," kata Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi dalam keterangannya, dikutip, Minggu (3/5/2026).

Di tengah situasi tersebut, Kemenhaj memastikan pelayanan kesehatan bagi jemaah terus berjalan maksimal. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 5.576 jemaah telah menjalani rawat jalan. Selain itu, 105 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan 125 lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi (RSAS). Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 jemaah masih menjalani perawatan intensif.

Hasan menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan haji tetap berjalan lancar, mulai dari proses keberangkatan hingga mobilisasi jemaah di Tanah Suci. Perpindahan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas di berbagai titik layanan.

Untuk menjaga kondisi jemaah tetap prima, Kemenhaj mengimbau agar para jemaah memperhatikan kesehatan, terutama di tengah suhu panas ekstrem. Jemaah diminta untuk tidak membawa barang berlebihan, mengatur waktu ibadah ke Masjidil Haram, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan.

“Fokus kami adalah memastikan jemaah terlindungi, ibadah berjalan sesuai ketentuan, dan seluruh layanan haji berlangsung aman, nyaman, profesional, serta ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan,” ujar Hasan.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut