Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Bupati Banjar Larang Anak-anak Ikut Padamkan Karhutla: Bahaya Sesak Napas
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Bangunan di Samarinda Ludes Dilalap Si Jago Merah, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 15 Juni 2026 | 22:10 WIB
  • author Abriandi
Tiga Bangunan di Samarinda Ludes Dilalap Si Jago Merah, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Petugas Damkar bersama warga menyisir lokasi kebakaran di Jalan Datu Iba, Samarinda Seberang, Kota Samarinda. (Foto: Istimewa).

SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id - Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Datu Iba, Kota Samarinda, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Dua unit rumah dan sebuah kontrakan ludes dalam kebakaran tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali muncul dari salah satu rumah tunggal yang terbakar. Api kemudian merembet ke bangunan lainnya termasuk kontrakan tiga pintu.

Kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sebagian warga lainnya berusaha menyelamatkan barang berharga mengantisipasi kebakaran meluas.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Samarinda yang mendapat laporan langsung mengerahkan tiga armada pemadam berkekuatan 15 personel dari Posko 5.

Untuk mempercepat pemadaman, kekuatan kembali ditambah dengan mendatangkan satu armada pemadam tambahan dari Posko 9 dengan 10 personel. Dibantu relawan, petugas berjibaku sekitar 50 menit untuk bisa mengendalikan Si Jago Merah.

Sekitar pukul 17.00 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan. 

"Bangunan yang terdampak ada tiga berupa dua rumah tunggal dan satu bangsalan (kontrakan) dengan jumlah penghuni 5 kepala keluarga atau 20 jiwa," jelas Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH dalam keterangan resminya.

Dia juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Untuk penyebab kebakaran diduga korsleting arus listrik. Namun untuk penyebab pasti menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian," tambahnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut