Viral! Bupati Banjar Larang Anak-anak Ikut Padamkan Karhutla: Bahaya Sesak Napas
MARTAPURA, iNewsBalikpapan.id – Bupati Banjar Saidi Mansyur meminta anak-anak tidak ikut turun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Pasayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Imbauan tersebut disampaikan setelah aksi sejumlah anak yang ikut membantu memadamkan kobaran api menjadi perhatian. Saidi meminta anak-anak cukup melaporkan jika menemukan titik api kepada petugas atau relawan.
“Kami meminta agar anak-anak cukup sebatas melaporkan kepada petugas BPBD atau relawan pemadam jika menemukan adanya titik api,” kata Saidi, Minggu (23/8/2026).
Saidi menegaskan, keberanian anak-anak untuk membantu memadamkan api justru dapat membahayakan keselamatan mereka.
Paparan asap pekat dari kebakaran lahan berpotensi mengganggu sistem pernapasan, terlebih jika anak-anak berada terlalu dekat dengan lokasi kebakaran.
“Jika turun langsung memadamkan kobaran api, itu sangat berisiko memicu sesak napas dan bahaya lainnya,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah daerah meminta orang tua meningkatkan pengawasan dan tidak membiarkan anak-anak mendekati lokasi karhutla.
Pemerintah Kabupaten Banjar bersama tim gabungan hingga kini terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah lokasi yang terdampak karhutla.
Penanganan juga mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
Maraknya titik api di wilayah Kabupaten Banjar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data terbaru, luas lahan yang terbakar akibat karhutla di Kabupaten Banjar telah mencapai 403 hektare.
Saidi mengajak masyarakat ikut membantu penanganan karhutla dengan cara yang aman, terutama melaporkan setiap kemunculan titik api kepada petugas.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau.
Editor : Mukmin Azis