Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Curanmor Modus COD, Motor Warga Tenggarong Dibawa Kabur saat Test Drive
Advertisement . Scroll to see content

Dikira Tidur, Sekuriti Perumahan di Samarinda Tewas dengan Mulut Berbusa di Samping Puskesmas

Kamis, 10 September 2026 | 21:35 WIB
  • author Abriandi
Dikira Tidur, Sekuriti Perumahan di Samarinda Tewas dengan Mulut Berbusa di Samping Puskesmas
Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan identifikasi mayat lansia yang ditemukan di samping Puskesmas Remaja Kota Samarinda. (foto: ist/polresta samarinda)

SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id - Warga Jalan Remaja Kota Samarinda digegerkan dengan penemuan mayat pria lansia berinisial AA (58) di sebuah warung di samping Puskesmas Remaja, Kamis (10/9/2026).

Saat ditemukan sekitar pukul 13.25, mulut pria yang berprofesi sebagai sekuriti perumahan tersebut tampak mengeluarkan busa. Penemuan korban berawal dari kecurigaan perawat puskesmas berinisial YD (43) yang melihat korban dalam kondisi terbaring di dalam warung. 

Bersama rekannya, YD kemudian mendekati dan mengecek kondisi korban. Saat dilakukan pemeriksaan, mulut korban mengeluarkan busa dan denyut nadinya sudah tidak teraba.

Rekan kerja korban berinisial MY (50) tahun yang kebetulan melintas di sekitar TKP langsung menghubungi pihak kepolisian. Selang 15 menit kemudian, tim Inafis Polresta Samarinda dan personel Polsek Sungai Pinang tiba di TKP.

Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan identifikasi, serta melaksanakan olah TKP untuk memastikan kondisi dan keadaan korban.

Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam mengatakan, dari hasil identifikasi Unit Inafis Polresta Samarinda, korban diperkirakan telah meninggal kurang dari lima jam sebelum dilakukan pemeriksaan. 

Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun bekas kekerasan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui sering melintas dan menumpang di warung-warung yang berada di sekitar lokasi untuk beristirahat. 

"Korban diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap dan sebatangkara di Samarinda. Dugaan awal, korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya," ujarnya. 

Dari TKP, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban berupa tas yang berisi dompet, KTP, telepon genggam, HT dan uang tunai, serta bungkus obat Herbasam. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani outopsi.

Editor: Abriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut