Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Haru Sambut 9 WNI Relawan Gaza usai Ditahan Militer Israel
Advertisement . Scroll to see content

Bandara Riyadh Diserang Houthi, KBRI Keluarkan Imbauan Penting untuk WNI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:31 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Bandara Riyadh Diserang Houthi, KBRI Keluarkan Imbauan Penting untuk WNI
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, diserang Houthi. (Foto: X)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Situasi keamanan di Riyadh, Arab Saudi, menjadi perhatian setelah Bandara Internasional King Khalid dilaporkan diserang kelompok Houthi pada Sabtu (10/10/2026). Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau warga negara Indonesia (WNI) meningkatkan kewaspadaan dan menghindari kawasan rawan.

Imbauan terutama ditujukan kepada WNI yang berada di Riyadh dan sekitarnya. Mereka diminta menjauhi area Bandara Internasional King Khalid, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta mengikuti arahan otoritas setempat.

“Mengimbau seluruh WNI yang berada di Arab Saudi, khususnya wilayah Riyadh, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat-tempat yang menjadi titik kerawanan, terutama area Bandara Internasional King Khalid dan sekitarnya, serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial,” tulis KBRI Riyadh dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

WNI Diminta Cek Penerbangan Sebelum ke Bandara

KBRI Riyadh juga mengingatkan WNI yang memiliki rencana perjalanan dari atau menuju Arab Saudi untuk memeriksa status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

Imbauan ini menyusul penghentian sementara operasional Bandara Internasional King Khalid setelah insiden tersebut. Penumpang diminta memastikan jadwal dan status penerbangan agar tidak terdampak perubahan operasional.

KBRI turut meminta WNI tetap tenang, mematuhi arahan otoritas setempat, serta memantau perkembangan situasi melalui saluran resmi Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.

“WNI juga diimbau untuk tetap tenang, mematuhi arahan otoritas setempat, serta mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi Pemerintah Arab Saudi dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh,” demikian keterangan KBRI.

KBRI Tetap Layani WNI, Ini Nomor Hotlinenya

Di tengah situasi tersebut, KBRI memastikan pelayanan kepada WNI tetap berjalan normal. Warga Indonesia yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor +966 569173990.

“KBRI di Riyadh masih beroperasi dan memberikan pelayanan kepada Warga Negara Indonesia seperti biasa. Layanan hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh dapat diakses di nomor +966 569173990,” tulis KBRI.

WNI yang mengalami kendala perjalanan atau membutuhkan bantuan diimbau menggunakan saluran komunikasi resmi tersebut untuk memperoleh informasi dan arahan lebih lanjut.

Serangan Dilaporkan Tewaskan 12 Orang

Insiden serangan tersebut dilaporkan menewaskan 12 orang. Korban terdiri atas empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Selain korban meninggal, sebanyak 309 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk sejumlah korban dalam kondisi kritis. Para korban telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

Otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA), menghentikan sementara operasional Bandara Internasional King Khalid untuk pemeriksaan dan penilaian keselamatan fasilitas. Penutupan diberlakukan hingga proses pemeriksaan yang diperlukan selesai melalui koordinasi dengan otoritas terkait.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melalui platform X mengimbau warga negaranya yang terdampak penghentian sementara operasional bandara atau penundaan perjalanan agar menghubungi kedutaan maupun konsulat Arab Saudi di negara tempat mereka berada.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu warga yang terdampak memperoleh informasi dan arahan terkait perjalanan mereka.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut