Balikpapan Expo 2026 Boyong Teknologi Lifting Jerman, Sasar Sektor Migas dan Tambang Kaltim
BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id — Peralatan angkat (lifting dan rigging) berstandar keselamatan internasional asal Jerman dipastikan hadir dalam ajang Balikpapan Expo 2026 yang digelar pada 18–20 November 2026 di BSCC Dome, Balikpapan Selatan. Kehadiran teknologi ini ditujukan untuk menjawab lonjakan kebutuhan peralatan angkat berisiko tinggi di sektor minyak dan gas (migas), pertambangan batu bara, serta percepatan proyek pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pameran industri terbesar di Kalimantan tersebut bakal menampilkan produk-produk pneumatik merek J.D. Neuhaus (JDN) yang dibekali sertifikasi ATEX (ATmosphères EXplosibles). Standar ketat dari Eropa ini menjamin peralatan tidak memicu percikan api di lingkungan kerja yang rentan gas atau uap mudah terbakar, yang merupakan kualifikasi mutlak bagi operasional kilang migas, fasilitas pemrosesan, hingga platform offshore di Indonesia.
Adalah PT Nobel Riggindo Samudra, distributor resmi peralatan lifting dan rigging merek JDN di Indonesia, yang memboyong langsung lini produk asal Jerman tersebut ke hadapan para pelaku industri di Kalimantan. Perusahaan berbasis Jakarta yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015 ini menghadirkan beragam varian, mulai dari JDN PROFI Series berkapasitas 160 kg hingga 100 ton, JDN MINI Series untuk kebutuhan maintenance 250 kg hingga 2 ton, JDN EH Mono-Rail Series untuk beban 10 hingga 100 ton, serta JDN Crane Systems terintegrasi dengan bentang mencapai 36 meter.
Ekspansi ini dinilai sangat strategis mengingat Kalimantan Timur tercatat sebagai provinsi penghasil minyak terbesar kedua di Indonesia, sementara Pulau Kalimantan menyumbang sekitar 82 persen produksi batu bara nasional.
Pameran yang diselenggarakan oleh PT Fireworks Indonesia ini diproyeksikan bakal menarik lebih dari 4.000 profesional industri dan memamerkan lebih dari 100 merek peralatan teknik di sektor Oil & Gas, Offshore, Mining, dan Marine.
Pameran yang terbuka gratis bagi kalangan pelaku bisnis ini berlangsung selama tiga hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WITA. Selain memamerkan teknologi terbaru, pihak penyedia peralatan juga membuka akses konsultasi teknis secara langsung bagi perusahaan migas, pertambangan, galangan kapal, serta kontraktor EPC yang ingin memperkuat standar keselamatan operasional mereka.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar