JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Gempa bumi kuat berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul potensi gelombang laut akibat gempa tersebut.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dan memicu kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah. Beberapa titik bahkan telah mencatat adanya gelombang tsunami dengan ketinggian bervariasi.
BMKG melaporkan, gelombang terpantau di sejumlah lokasi, di antaranya Belang setinggi 0,68 meter, Bitung 0,20 meter, Halmahera Barat 0,30 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, serta Sidangoli 0,35 meter.
Masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan segera mengikuti arahan dari petugas setempat guna menghindari risiko yang lebih besar.
Dampak gempa juga dilaporkan terasa hingga Kota Ternate, Maluku Utara. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan cukup kuat, terutama di Kecamatan Pulau Batang Dua.
Laporan awal dari BPBD setempat menyebutkan salah satu bangunan yang terdampak adalah Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi. Selain itu, beberapa rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan.
“Informasi sementara terdapat kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk gereja dan rumah warga. Saat ini warga memilih mengungsi ke wilayah perbukitan setelah terjadi fenomena air laut surut,” demikian laporan BPBD.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
