Ratcliffe kemudian menyetujui keputusan tersebut dan memastikan Carrick menjadi pelatih permanen Manchester United untuk menghadapi musim depan.
Selama menangani tim, Carrick sukses membawa perubahan signifikan. Manchester United kini menembus posisi tiga besar klasemen Liga Inggris dan memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.
Performa Setan Merah juga meningkat tajam sepanjang paruh kedua musim. Sejak Januari, Manchester United menjadi salah satu tim dengan perolehan poin terbaik lewat catatan 11 kemenangan dari 16 pertandingan.
Sejumlah kemenangan penting berhasil diraih saat menghadapi tim-tim besar seperti Arsenal, Chelsea, Liverpool, Aston Villa hingga Manchester City. Dalam periode tersebut, Manchester United hanya kalah dua kali dengan produktivitas gol mencapai 30 gol.
Berkat pencapaian tersebut, Carrick masuk dalam nominasi Premier League Manager of the Season. Dia juga tercatat sebagai pelatih permanen ke-24 Manchester United di era modern.
Carrick menjadi mantan pemain era Sir Alex Ferguson terbaru yang dipercaya menangani tim utama setelah Ryan Giggs, Ole Gunnar Solskjaer, Ruud van Nistelrooy, dan Darren Fletcher.
Di sisi lain, kebangkitan Manchester United turut dibarengi performa luar biasa Bruno Fernandes. Kapten tim asal Portugal itu mencatatkan musim terbaiknya dengan memecahkan rekor assist klub dan menyamai catatan 20 assist dalam satu musim Liga Inggris.
Bruno juga sukses meraih penghargaan Football Writers’ Association Footballer of the Year dan membawa pulang trofi Sir Matt Busby Player of the Year untuk kelima kalinya sepanjang kariernya bersama Manchester United.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
