Gunung Anak Krakatau Erupsi, Puluhan Penerbangan dari Balikpapan Mendadak Batal

Mukmin Azis
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: iNewsTV)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (6/9/2026).

Abu vulkanik yang memengaruhi operasional sejumlah bandara tujuan membuat penerbangan dari Balikpapan menuju Jakarta dan Bandung mengalami pembatalan.

Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Risdianto, menyebut pembatalan penerbangan terjadi karena kondisi bandara tujuan yang belum memungkinkan untuk menerima kedatangan pesawat.

Hingga pukul 14.00 WITA, tercatat 11 penerbangan kedatangan dan 15 penerbangan keberangkatan terdampak pembatalan.

"Data terakhir yang kami terima jam 14.00 WITA tadi, ada 11 flight kedatangan dan 15 flight keberangkatan yang cancel. Jadi total ada sekitar 26 flight," kata Iwan.

Menurut Iwan, penerbangan menuju sejumlah kota lain masih dapat beroperasi. Rute Balikpapan-Yogyakarta dan Balikpapan-Surabaya, misalnya, masih berjalan normal.

"Kalau situasi di Jakarta sudah dibuka, operasional dari Balikpapan akan berjalan lancar. Sementara untuk tujuan lain seperti Jogja dan Surabaya, penerbangan masih berjalan normal," imbuhnya.

Ia mengatakan, kelanjutan operasional penerbangan menuju Jakarta masih bergantung pada perkembangan kondisi di bandara tujuan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah proses pembersihan runway dari abu vulkanik serta pengecekan kesiapan aset penerbangan.

"NOTAM masih berlaku sampai jam 18.30 WITA sebagai estimasi. Kalau jam 18.30 WITA sudah bisa dibuka, penerbangan kembali normal. Tapi kalau belum selesai, NOTAM akan diperpanjang," jelasnya.

Kondisi tersebut membuat calon penumpang yang penerbangannya dibatalkan perlu melakukan koordinasi langsung dengan maskapai. Pihak Bandara SAMS Sepinggan mengarahkan penumpang untuk mengurus pengembalian tiket atau perubahan jadwal melalui maskapai masing-masing.

Penumpang dapat mendatangi loket ticketing maskapai yang tersedia di Bandara SAMS Sepinggan untuk memperoleh informasi mengenai mekanisme refund maupun reschedule.

"Kalau Lion ke Lion, Batik ke Batik, jadi langsung refund di tempat," ujarnya.

Iwan menambahkan, keputusan mengenai besaran pengembalian biaya tiket merupakan kewenangan masing-masing maskapai.

"Kalau itu kembali lagi ke kebijakan dari masing-masing maskapai. Yang kami tahu, mereka refund tiket atau reschedule tiketnya," katanya.

Informasi mengenai perkembangan penerbangan juga disampaikan pihak Bandara SAMS Sepinggan melalui media sosial. Calon penumpang, khususnya yang memiliki tujuan Jakarta dan Bandung, diminta mengecek kembali status penerbangannya sebelum berangkat ke bandara.

"Calon penumpang tujuan Jakarta dan Bandung diimbau untuk memantau terus jadwal keberangkatannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, menyampaikan pembaruan jumlah penerbangan yang terdampak berdasarkan pendataan hingga pukul 15.30 WITA.

Dalam data tersebut, terdapat 11 penerbangan yang tercatat mengalami pembatalan dengan rute Balikpapan-Jakarta (BPN-CGK) dan Balikpapan-Bandung (BPN-BDO).

Penerbangan yang dibatalkan antara lain IU601, QG439, GA561, IU607, IP603, QG437, GA567, IU603 dan ID6253 untuk rute BPN-CGK. Sementara rute BPN-BDO yang terdampak tercatat pada penerbangan QG850.

Ferdinan memastikan penumpang yang terdampak pembatalan memperoleh pengembalian biaya tiket secara penuh.

"Seluruh penumpang diberikan refund tiket pesawat 100 persen," demikian disampaikan Ferdinan Nurdin dalam laporan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Sebelumnya, Pejabat Pengganti Sementara (PGS) General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rizal Aris Laksono, mengatakan dampak erupsi juga dirasakan sejumlah maskapai yang melayani rute dari dan menuju Jakarta.

“Hampir mayoritas maskapai pun merasakan dampaknya, di antaranyai Garuda, Citylink, Pelita Air, Superairjet, hingga Batikair. Seluruh maskapai tersebut, sebagian terpaksa batal berangkat dan hingga kini masih tertahan di apron Bandara Sams Sepinggan Balikpapan,” ujar Rizal Aris, Minggu (6/9/2026).

Hingga Minggu sore, belum ada kepastian waktu operasional penerbangan kembali sepenuhnya normal. Perubahan jadwal masih dapat terjadi mengikuti perkembangan kondisi erupsi dan kesiapan bandara tujuan.

Editor : Mukmin Azis

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network