Thailand Main 10 Orang, Indonesia Unggul 1-0
Final berlangsung sengit sejak menit awal. Thailand berusaha memanfaatkan kesalahan pemain Indonesia, sedangkan Garuda mengandalkan kecepatan serangan untuk membongkar pertahanan lawan.
Luke Vickery dan Mitchell Baker sempat memperoleh peluang, tetapi belum mampu menaklukkan kiper Thailand Saranon Anuin.
Thailand juga beberapa kali mengancam melalui Chanathip Songkrasin dan Teerasak Poeiphimai. Emil Audero tampil sigap menjaga gawang Indonesia.
Kevin Diks kemudian mendapatkan peluang pada menit ke-25 setelah berhasil masuk ke kotak penalti tanpa pengawalan. Namun, umpan akhirnya masih mampu diblok pemain Thailand.
Memasuki akhir babak pertama, Thailand beberapa kali mencoba memanfaatkan transisi cepat. Elkan Baggott melakukan blok penting untuk menggagalkan ancaman lawan.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Thailand meningkatkan tekanan. Supachai Chaided sempat mendapatkan peluang melalui sundulan pada menit ke-47, tetapi bola melebar.
John Herdman kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Rizky Ridho menggantikan Luke Vickery dan Ivar Jenner menggantikan Ragnar Oratmangoen.
Drama mulai terjadi pada menit ke-81. Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny di dekat kotak penalti.
Thailand pun harus bermain dengan 10 pemain.
Indonesia langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Hanya satu menit kemudian, tendangan bebas Dean James mengenai badan Iklas Sanron sebelum bola masuk ke gawang Thailand.
Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-82.
Namun, Thailand memberikan respons cepat.
Pada menit ke-87, Iklas Sanron menebus kesalahannya dengan mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-1.
Indonesia terus berusaha mencari gol kemenangan pada menit-menit akhir. Namun, hingga 90 menit berakhir, skor tetap imbang.
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
