Menteri Bahlil Akan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Ini Alasannya

Mukmin Azis
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan penerimaan gas dari Proyek Jangkrik North-East-6 (JNE#6) serta fasilitas produksi Lapangan Maha-South Hub di lepas pantai Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (23/10/2026) siang.(Foto: Tangkapan Layar)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang menghentikan ekspor gas ke negara tetangga yang dinilai tidak kooperatif dan tidak menghargai kepentingan Indonesia. Pemerintah menegaskan, pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri akan menjadi prioritas di tengah upaya mencapai swasembada energi pada 2029.

Ancaman tersebut disampaikan Bahlil di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi gas nasional melalui pengembangan sejumlah proyek strategis di Kalimantan Timur. Pemerintah ingin memastikan tambahan produksi gas dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan industri, pembangkit listrik, dan sektor lainnya di dalam negeri.

Bahlil menyampaikan hal tersebut saat meresmikan penerimaan gas dari Proyek Jangkrik North-East-6 (JNE#6) serta fasilitas produksi Lapangan Maha-South Hub di lepas pantai Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (23/10/2026) siang.

"Terkait dengan ketahanan energi kita, saya akan melakukan evaluasi kontrak dengan negara-negara lain yang tidak kooperatif, yang tidak saling menghargai antara hubungannya sama negara. Ya, saya akan melakukan evaluasi dan saya tidak segan-segan untuk mempertimbangkan untuk tidak melakukan ekspor kepada negara mereka yang tidak menghargai Indonesia," ujar Bahlil.

Lanjut Bahlil, pemerintah Indonesia tetap terbuka dan siap menjalin kontrak pasokan gas baru bagi negara-negara yang menunjukkan sikap menghormati Indonesia. Ia menyindir pihak asing yang baru mendekat saat membutuhkan pasokan energi tanpa menunjukkan etika diplomasi yang baik.

"Tapi kalau negara-negara yang menghargai Indonesia, yang kita saling menghargai, maka sekalipun mereka tidak punya kontrak, kita akan membuat kontrak dan kita akan kasih kepada mereka. Itulah asas kesetaraan," tambah dia



Editor : Mukmin Azis

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network