Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pernikahan Siri Anak Usia 13 dan 15 Tahun di Takalar, Kemenag Angkat Bicara
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Video Pemulung Dihajar Rentenir, Ternyata Gegara Tak Bayar Utang Rp500 Ribu

Jum'at, 23 Desember 2022 | 10:21 WIB
  • author Muhammad David
Viral! Video Pemulung Dihajar Rentenir, Ternyata Gegara Tak Bayar Utang Rp500 Ribu
Video viral, akibat tak mampu bayar utang Rp500 ribu, pemulung bernama Mulyadi di Palembang, Sumatera Selatan dihajar seorang rentenir. (Foto: iNewsTV/David)

PALEMBANG, iNewsBalikpapan.id - Akibat tak mampu bayar utang Rp500 ribu, pemulung bernama Mulyadi di Palembang, Sumatera Selatan dihajar seorang rentenir. Aksi pemukulan yang terjadi di tempat umum itu menjadi viral setelah seseorang yang merekam mengunggahnya ke media sosial. 

Peristiwa itu terjadi di Pasar, Jalan Letkol Iskandar, Kota Palembang. Dalam video yang beredar seorang rentenir memukul Mulyadi berulang kali.

Setelah ditelusuri, Mulyadi tinggal di rumah kontrakan berukuran 3 x 5 meter. Di rumah tersebut, Mulyadi tinggal bersama istri dan tiga orang anaknya. Mulyadi mengakui jika dirinya tak bisa melawan dan hanya bisa pasrah saat dipukuli, karena tak mampu bayar hutang. 

"Saya pinjam uang Rp500 ribu untuk membayar kontrakan rumah, dan harus dikembalikan Rp700 ribu, tapi saya belum punya uang. Saat ini untuk makan saja saya masih kesulitan," ujar Mulyadi. 

Dian, Ketua RT 32, Jalan Lorong Sabar, Kelurahan 9 -10 Ulu Palembang mengaku tak mengetahui jika korban sudah tinggal di kontrakan selama dua minggu.

 "Saya baru mengetahui saat video viral, ketika korban dipukuli. Korban dan keluarga hidup bekerja sebagai pencari rongsokan atau pemulung," pungkasnya.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut