Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Lantik Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam dan Erick Thohir Jadi Menpora
Advertisement . Scroll to see content

Menko Polkam Tegas Beri Hukuman Terberat Oknum TNI Diduga Tembak 3 Polisi di Lampung

Selasa, 18 Maret 2025 | 21:13 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Menko Polkam Tegas Beri Hukuman Terberat Oknum TNI Diduga Tembak 3 Polisi di Lampung
Menko Polkam Budi Gunawan (foto: MPI)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan merespons soal oknum TNI diduga menembak tiga polisi hingga tewas di Way Kanan, Lampung. Dia meminta agar pelaku dihukum berat.

 "Proses hukum, berikan hukuman yang terberat. Yang terberat tanpa pilih kasih, dan melakukan (proses hukum) secara transparan,” kata dia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (18/3/2025).

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini menegaskan, kejahatan seperti ini mengganggu soliditas TNI dan Polri.

"Karena sudah melakukan tingkatan kejahatan yang sangat fatal gitu. Ini sangat tidak baik dan sangat mengganggu, ada potensi mengganggu soliditas ke depan,” katanya.

Sebelumnya, dalam video yang viral di media sosial, Polisi Militer (PM) menangkap Kopka BS, oknum TNI yang diduga menjadi pelaku penembakan tiga polisi. Dia ditangkap di rumah mewahnya di Kampung Negara Batin, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2025) malam.

Terlihat, Kopka BS tampak digiring dua anggota PM menuju mobil. Suasana penangkapan berlangsung dramatis karena diwarnai isak tangisan keluarga yang coba menahan Kopka BS agar tidak dibawa petugas.

Sementara sebelumnya, satu terduga pelaku lainnya bersinisial LN yang juga oknum TNI dikabarkan terlebih dahulu menyerahkan diri.

Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika tidak menepis informasi telah tertangkapnya dua terduga pelaku penembakan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan bersama TNI.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut