Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok Sore
Advertisement . Scroll to see content

Ramadhan 2026 Makin Dekat, Yuk Hitung Mundur dari 30 Januari

Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:16 WIB
  • author Kastolani Marzuki
Ramadhan 2026 Makin Dekat, Yuk Hitung Mundur dari 30 Januari
Ilustrasi kapan awal puasa Ramadhan 2026 yang sedang dinantikan umat Islam di Indonesia masih harus menunggu sidang isbat. (Foto: Dok)

Penentuan awal Ramadan dan Idulfitri oleh Muhammadiyah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini memungkinkan suatu pihak dalam menentukan awal bulan Ramadan dan Idulfitri dari jauh-jauh hari.

Penetapan awal Ramadan 2026 melalui Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah berdasarkan peninjauan data astronomis global dan validasi parameter KHGT. 

"Penetapan ini berbeda dari yang tercantum dalam kalender cetak Muhammadiyah versi awal, yakni 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Koreksi ini dilakukan dalam rangka menjaga akurasi ilmiah, integritas keilmuan, serta komitmen terhadap prinsip kebenaran dan konsistensi dalam penetapan waktu ibadah," bunyi penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Hitung Mundur Puasa Ramadhan

Dari penjabaran di atas, jika dihitung mundur puasa Ramadhan 2026 tiba sekitar 18 atau 19 hari lagi. Hal itu jika mengacu pada Bulan Syaban 1447 H yang kini sudah memasuki 11 hari.

Tunggu Sidang Isbat

Menyikapi kemungkinan terjadinya perbedaan awal pausa Ramadhan, Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1447 H nanti. Hal ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijjah.

 

 

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut