Nekat Berenang Seberangi Sungai Kandilo, Pendulang Emas di Paser Tenggelam
TANA GROGOT, iNewsBalikpapan.id - Nasib nahas dialami Fitriadi (43) seorang pendulang emas tradisional di Sungai Kandilo Desa Songka, Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Fitriadi hilang saat nekat berenang menyeberangi Sungai Kandilo pada Rabu (11/2/2026) petang.
Dari keterangan rekan kerjanya, Boby Asmadi, awalnya menyeberangi sungai mengantar barang menggunakan perahu. Setelah mengantar barang, Boby kembali menanyakan kepada Fitriadi apakah akan menyebrang lagi.
Namun, korban memutuskan berenang kembali ke seberang sungai. Diduga karena kelelahan melawan arus yang deras, korban kemudian terseret aliran sungai.
Korban sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya tenggelam. Saksi mata, Hastomi, yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat mendengar teriakan korban dan segera mendekati dengan perahu.
"Korban sempat berteriak minta tolong sebanyak tiga kali sebelum tenggelam. Saya coba menolong tapi mesin perahu rusak," katanya.
Korban diketahui merupakan warga Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Sehari-hari korban bekerja sebagai pendulang emas tradisional.
Tim SAR gabungan dari personel Polsek Batu Sopang, Polairud Polres Paser, Basarnas, BPBD . Paser, BPBD Tabalong, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di Sungai Kandilo.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu fiber dan rubber boat, namun kondisi arus yang deras dan banyaknya batang kayu hanyut membuat proses pencarian semakin menantang.
"Pencarian terkendala arus deras dan banyaknya kayu yang hanyut sehingga tim SAR harus lebih berhati-hati," kata Kapolsek Batu Sopang, Iptu Agus Fahrur Roz dalam keterangannya dikutip Jumat (13/2/2026).
Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan pencarian korban hari ini dengan menyisir sungai ke arah hilir.
Editor : Abriandi