get app
inews
Aa Text
Read Next : Daftar Negara Teraman di Dunia jika Perang Dunia III Pecah, Ada Indonesia

Gila Perang! Donald Trump Ingin Serang Kuba

Minggu, 29 Maret 2026 | 12:21 WIB
header img
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana menyerang Kuba setelah perang dengan Iran. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNewsBalikpapan.id - Nafsu berperang Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin menjadi-jadi. Setelah Iran, Trump berencana menyerang Kuba.

Ancaman invasi militer ini sudah beberapa kali dilontarkan Trump dengan alasan negara itu bertanggung jawab atas masuknya narkoba ke AS.

Dia merujuk pada keberhasilan operasi militer AS terhadap Venezuela yang berhasil menggulingkan Nicolas Maduro dari jabatannya sebagai presiden. Tentara AS bahkan menculik Maduro dan kini mengadilinya. 

Sebagai pengganti, AS telah menentukan presiden baru yang mau berkerja sama dengan AS.

Dia juga membanggakan operasi militer ke Iran yang diklaimnya berhasil meski perang masih berkobar. Iran bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda akan kalah.

Sebaliknya, AS dan sekutunya dibuat pusing dengan kemajuan yang dicapai Iran dalam perang terutama setelah memegang kendali penuh atas Selat Hormuz yang merupakan jalur perairan penting bagi distribusi 20 persen minyak dunia.

"Saya mengatakan, 'Anda tidak akan pernah perlu menggunakannya (kekuatan militer)', tapi terkadang Anda harus menggunakannya. Dan Kuba adalah target selanjutnya," ucap Trump, saat pertemuan Future Investment Initiative (FII) di Miami, Florida, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (29/3/2026).

Meski demikian, Trump tiba-tiba merasa tidak yakin dengan apa yang disampaikannya.

"Tapi anggap saja saya tidak mengatakan itu. Tolong, anggap saja saya tidak mengatakannya. Tolong, tolong, tolong, media, abaikan pernyataan itu," kilahnya.

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut