get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban Perahu Tenggelam di Sungai Belayan Ditemukan, Terseret Arus 4 Kilometer dari TKP

Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi: 7 Orang Tewas, Tiga Penumpang Masih Terjepit di Gerbong 

Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB
header img
Tim SAR berupaya mengevakuasi penumpang KRL yang terjebak di gerbong usai ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. (foto: inews.id/aldhy chandra)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Kereta Api (KA) Argo Bromo menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/8/2026) tadi malam. Tujuh orang dikonfirmasi tewas dalam insiden di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

Sementara tiga penumpang diperkirakan masih terjepit di gerbong yang ringsek. Tim Basarnas masih bekerja keras mengevakuasi penumpang yang terjebak di kereta.

"Jumlah korban kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang. Dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang. Ada masih terperangkap itu sekitar 3 orang, yang terperangkap di dalam kereta,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin  dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). 

Seluruh korban luka ringan maupun berat yang merupakan penumpang wanita saat ini menjalani perawatan di RSUD Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, proses evakuasi sudah berlangsung selama 12 jam. Upaya penyelamatan berlangsung lama untuk memastikan pelaksanaan evakuasi dilakukan dengan kehati-hatian. 

Menurutnya, saat ini sudah dilakukan pemotongan rangkaian dan KA Argo Bromo sudah ditarik mundur. 

Dia juga menjelaskan kronologi awal insiden tersebut. Menurutnya, kuat dugaan tabrakan dipicu setelah sebuah KRL menabrak Taksi Green SM yang mogok di JPL 85. 

"Kejadian ini jam 9 kurang, yang diawali dengan adanya temperan taksi green sm (hijau) itu di JPL 85. Kami menduga itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini terganggu," jelasnya.

Namun demikian, Bobby menyerahkan sepenuhnya penyelidikan insiden tersebut kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan.

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut