Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Brutal! Warga Tembak Dua Anggota Brimob Pakai Air Gun di Kulonprogo
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Gerebek Daycare Little Aresha di Yogyakarta, Belasan Bayi Diikat Kaki dan Tangannya

Minggu, 26 April 2026 | 14:05 WIB
  • author Tim iNews.id
Polisi Gerebek Daycare Little Aresha di Yogyakarta, Belasan Bayi Diikat Kaki dan Tangannya
Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Yogyakarta diduga melakukan kekerasan terhadap puluhan anak. (foto: ist)

YOGYAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Kasus kekerasan anak diduga terjadi di sebuah tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Umbulharjo, Yogyakarta.

Polisi yang melakukan penggerebekan menemukan pemandangan memilukan. Belasan anak-anak tampak diikat di bagian kaki maupun tangannya. Sebagian lainnya hanya mengenakan popok tanpa pakaian.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian mengungkapkan, saat petugas merangsek masuk ke gedung Little Aresha, polisi mendapati pemandangan  memilukan. 

Alih-alih mendapatkan perawatan dan kasih sayang, sejumlah anak justru diperlakukan layaknya tawanan.

"Kami mendapati anak-anak dalam kondisi terikat. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya. Secara umum perlakuan tak manusiawi itu benar adanya," ungkap Kompol Adrian.

Temuan ini menguatkan dugaan penganiayaan terhadap anak-anak. Pengelola daycare diduga memberikan perlakuan tidak layak kepada anak-anak yang dititipkan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia menyatakan, pihaknya sudah menetapkan 13 tersangka dalam kasus daycare Little Aresha. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Setelah gelar perkara, kami menetapkan 13 orang tersangka. Terdiri atas satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh," ujar Kombes Eva Guna Pandia, Sabtu (25/4/2026).

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut