Doa yang Dianjurkan Dibaca Saat Gempa dan Ancaman Tsunami, Umat Islam Diajak Perbanyak Zikir
BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang Pulau Mindanao, Filipina, dan sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah, menjadi pengingat penting akan besarnya potensi bencana alam di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Sebagai negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), Indonesia memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami. Selain meningkatkan kesiapsiagaan serta mengikuti prosedur keselamatan, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan zikir sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Dalam situasi darurat, doa menjadi sarana untuk menenangkan hati sekaligus menguatkan mental agar tetap tenang saat mengambil langkah penyelamatan diri dan keluarga.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca untuk memohon perlindungan dari berbagai musibah dan bencana adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ، وَالْحَرَقِ، وَالْهَرَمِ
Allahumma inni a'udzubika minal hadmi, wa a'udzubika minat taraddi, wa a'udzubika minal gharaqi, wal haraqi, wal harami.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan bangunan, aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi, aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, terbakar, dan pikun."
Selain itu, ketika gempa bumi terjadi, umat Islam juga dianjurkan memanjatkan doa agar bencana yang datang tidak berubah menjadi musibah yang membawa kehancuran.
اللَّهُمَّ اِجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Allahummaj'alha rahmatan wa la taj'alha 'adzaban. Allahumma la taqtulna bighadhabika wa la tuhlikna bi'adzabika wa 'afina qabla dzalik.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah bencana ini sebagai rahmat dan jangan Engkau jadikan sebagai azab. Ya Allah, janganlah Engkau membinasakan kami karena kemurkaan-Mu dan janganlah Engkau menghancurkan kami dengan siksa-Mu. Berikanlah keselamatan kepada kami sebelum itu terjadi."
Editor : Mukmin Azis