Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Naik Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Terluka
KARAKAS, iNews.id – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Kamis (25/6/2026) pagi waktu setempat, korban meninggal dunia tercatat mencapai 164 orang.
Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) pukul 18.04 waktu setempat. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah, termasuk bangunan runtuh dan infrastruktur yang hancur.
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan hampir 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.
"Berdasarkan data yang tersedia, total 164 orang tewas dan 971 orang luka," kata Rodriguez dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi TeleSUR.
Rodriguez menambahkan, tim ahli struktur bangunan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang menuju Venezuela untuk membantu proses pencarian, penyelamatan, serta penanganan dampak kerusakan pascagempa.
Sebelumnya, pemerintah Venezuela melaporkan korban tewas sebanyak 32 orang dengan lebih dari 700 korban luka. Namun angka tersebut terus meningkat seiring berlangsungnya proses evakuasi di lokasi terdampak.
Petugas masih melakukan pencarian terhadap warga yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan. Otoritas setempat memperkirakan jumlah korban masih dapat bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Diketahui, dua gempa besar tersebut terjadi hanya dalam selang waktu kurang dari satu menit. Pusat gempa pertama berada sekitar 16 kilometer dari Moron, sedangkan gempa kedua berpusat sekitar 24 kilometer dari San Felipe.
Guncangan kuat juga dirasakan hingga ibu kota Venezuela, Caracas, yang berjarak sekitar 284 kilometer dari episentrum. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dan aktivitas masyarakat sempat lumpuh akibat kepanikan warga.
Editor : Mukmin Azis