get app
inews
Aa Text
Read Next : Rooting for Future, Kolaborasi PAMA-UGM Hadirkan Hutan Edukasi di IKN

Pembangunan IKN Dorong Dampak Ekonomi Awal Penajam Paser Utara dan Kalimantan Timur

Kamis, 09 Juli 2026 | 17:34 WIB
header img
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian di Kalimantan Timur.(Foto: OIKN)

NUSANTARA, iNewsBalikpapan.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian di Kalimantan Timur. Hasil kajian Otorita IKN menunjukkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi daerah yang menikmati pertumbuhan ekonomi tertinggi selama pembangunan Tahap I IKN periode 2022–2024.

Berdasarkan kajian tersebut, ekonomi PPU tumbuh signifikan hingga 19,9 persen, jauh melampaui kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur. Sementara itu, secara regional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur juga tercatat 3,7 persen lebih tinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, mengatakan keberhasilan pembangunan IKN tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan IKN diukur bukan hanya jumlah gedung, tetapi dampak ekonomi, seberapa besar ekonomi itu tumbuh, dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Mia saat Seminar Jumat Belajar bertema "Kupas Tuntas Dampak Ekonomi IKN!", Jumat (26/6/2026).

Belanja Pemerintah dan Investasi Jadi Motor Pertumbuhan

Kajian Otorita IKN mengungkapkan dampak ekonomi tahap awal pembangunan paling besar dirasakan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah inti pembangunan IKN.

Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh meningkatnya belanja pemerintah dan arus investasi yang masuk selama pembangunan berlangsung. Sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor utama terhadap struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

Tidak hanya itu, aktivitas pembangunan IKN juga mulai menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi daerah penyangga melalui meningkatnya kebutuhan barang dan jasa, logistik, akomodasi, transportasi, perdagangan, hingga berbagai sektor pendukung lainnya.

Keterkaitan ekonomi tersebut menunjukkan pembangunan Nusantara tidak hanya terpusat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi mulai menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kalimantan Timur.

Dampak Ekonomi Diproyeksikan Semakin Besar

Memasuki pembangunan Tahap II, Otorita IKN memproyeksikan kontribusi ekonomi akan semakin meningkat.

Tambahan nilai PDRB diperkirakan memberikan dampak signifikan bagi Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kedua wilayah tersebut.

Proyeksi tersebut dinilai penting di tengah tantangan ekonomi global serta upaya Kalimantan Timur melakukan transformasi ekonomi dari sektor berbasis sumber daya alam menuju sektor yang lebih produktif dan bernilai tambah.

Karena itu, pembangunan IKN diharapkan tidak hanya berhenti pada aktivitas konstruksi, tetapi juga mampu memperkuat rantai pasok lokal, meningkatkan kapasitas tenaga kerja, memperluas keterlibatan pelaku usaha daerah, serta mendorong pengembangan sektor ekonomi lainnya.

Superhub Ekonomi Nusantara Jadi Penggerak Baru

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan konsep Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) yang dirancang untuk memperluas manfaat ekonomi pembangunan IKN dalam jangka panjang.

Melalui keterhubungan antara IKN, Balikpapan, Samarinda, serta wilayah penyangga lainnya, Nusantara diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong Kalimantan Timur menuju ekonomi yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut