Timnas Garuda Tersingkir dari Piala AFF 2026, Unggul Duluan lalu Dihukum Blunder
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Peluang emas hadir saat laga baru berjalan dua menit ketika Mitchell Baker memanfaatkan kesalahan lini belakang Singapura. Namun, penyelesaiannya masih mampu diblok pemain bertahan lawan.
Garuda kembali memperoleh peluang setelah Baker terjatuh di kotak penalti pada menit ketujuh. Wasit sempat berdiskusi dengan Video Assistant Referee (VAR), tetapi memutuskan tidak memberikan hadiah penalti.
Permainan Indonesia semakin dominan memasuki menit ke-12. Singapura memilih bertahan rapat sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Pada menit ke-20, Baker kembali dijatuhkan di area terlarang. VAR kembali melakukan pengecekan bersamaan dengan cooling break, tetapi keputusan tetap sama. Indonesia gagal memperoleh penalti.
Justru Singapura yang nyaris mencetak gol pada menit ke-23 lewat tendangan voli Song Ui Yong. Beruntung, Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawang Garuda tetap perawan.
Indonesia membalas melalui Eliano Reijnders pada menit ke-28. Menerima umpan panjang Thom Haye, Eliano melepaskan tembakan yang masih mampu diblok pertahanan Singapura.
Beberapa menit berselang, Mitchell Baker kembali mengancam melalui sundulan hasil umpan silang Ivar Jenner. Namun, kiper Singapura masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Cahya Supriadi kembali menunjukkan kualitasnya pada menit ke-30. Ilhan Fandi yang sudah berada di depan gawang gagal mencetak gol setelah sepakannya ditepis sang penjaga gawang.
Peluang demi peluang terus diciptakan Indonesia. Thom Haye mencoba peruntungannya lewat tendangan bebas pada menit ke-34, tetapi bola melambung di atas mistar.
Sementara Eliano kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke-37. Sontekannya usai menerima umpan Shayne Pattynama kembali diblok bek Singapura sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Editor : Mukmin Azis