Kualitas Udara Samarinda Tidak Sehat Imbas Kabut Asap, Siswa Belajar dari Rumah
SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id - Pemkot Samarinda menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online menyusul kabut asap yang mempengaruhi kualitas udara di Kota Tepian.
Sistem pembelajaran online atau belajar dari rumah diterapkan pada semua jenjang pendidikan mulai dari TK, PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor : 400.3.5/9187/100.01/2026 tentang PJJ akibat dampak kabut asap karhutla.
"Kegiatan belajar mengajar tatap muka dihentikan sementara dan dialihkan menjadi PJJ secara online terhitung mulai tanggal 17 sampai dengan 19 September 2026," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Ibnu Araby.
Selama masa PJJ, guru diinstruksikan tetap melaksanakan tugas kedinasan baik dari kantor maupun dari rumah secara bergilir untuk memastikan layanan pembelajaran tetap berjalan.
"Materi pembelajaran difokuskan pada tugas terstruktur, literasi, dan penguatan karakter tanpa membebani peserta didik dengan tugas berlebihan," ujarnya.
Ibnu juga mengimbau kepada orang tua wali murid untuk mengawasi putra-putrinya tetap berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar ruangan selama masa PJJ untuk meminimalisir paparan kabut asap.
"Kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dijadwalkan kembali dengan memperhatikan evaluasi perkembangan kualitas udara terkini," tambahnya.
Editor: Abriandi