Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Calon Manajer Kopdes yang Meninggal Bertambah Menjadi 4 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Wow! Jadi Pegawai BUMN, Gaji Manager Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta per Bulan

Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB
  • author Rohman Wibowo
Wow! Jadi Pegawai BUMN, Gaji Manager Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta per Bulan
Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berstatus pegawai BUMN dan menerima gaji Rp8,3 juta per bulan. (foto: ilustrasi/ist)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mulai bekerja pada 1 Oktober 2026 ternyata sangat menggiurkan. Para manajer akan mendapatkan gaji Rp8,3 juta per bulan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkap, manajer Kopdes Merah Putih akan menerima gaji antara Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. 

Besaran gaji akan disesuaikan dengan standar upah minimum kabupaten/kota (UMK) di wilayah penugasan masing-masing.

"Kan tanggung jawabnya berat untuk mengembangkan ekonomi di desa. Jadi sesuai dengan tempat jauh dan seterusnya, dan seterusnya. Jadi Rp6,8 juta atau Rp8,3 juta tuh sudah semuanya (berikut tunjangan)," ungkap Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Tidak hanya gaji yang menggiurkan, manajer Kopdes Merah Putih juga berstatus pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka diangkat menjadi pegawai dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

"Statusnya pegawai kontrak waktu tertentu, selama 2 tahun,” ujar Zulhas.

Pemerintah menargetkan seluruh manajer Kopdes Merah Putih sudah mulai bekerja pada 1 Oktober 2026. Penempatan manajer diprioritaskan pada domisili asal masing-masing.

"Jadi mudah-mudahan 1 Oktober mulai bekerja. 7 Oktober kita akan evaluasi dengan deputi dan wakil-wakil para dirut. Mana saja yang sudah diisi. Karena koperasi ini kan bukan supermarket. Tapi dia infrastruktur pemerintah. Dia menangani masalah-masalah subsidi, bantuan pemerintah, dan lain-lain," urai Zulhas.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut