Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PLN UIP KLT Perkuat Daya Saing UMKM dan Potensi Wisata Desa Saing Prupuk
Advertisement . Scroll to see content

Srikandi PLN UID Kaltimra Beri Pelatihan Tata Boga di Rutan Balikpapan

Rabu, 30 September 2026 | 20:01 WIB
  • author Mukmin Azis
Srikandi PLN UID Kaltimra Beri Pelatihan Tata Boga di Rutan Balikpapan
Srikandi PLN dengan memberikan pelatihan tata boga bagi warga binaan perempuan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Rabu (30/9/2026).(Foto: Ist)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Keterampilan dapat menjadi salah satu bekal penting dalam mempersiapkan seseorang untuk kembali beraktivitas dan berkontribusi di tengah masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melalui Srikandi PLN dengan memberikan pelatihan tata boga bagi warga binaan perempuan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Srikandi Movement – Women Support Women sebagai bentuk pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dengan memberikan pengetahuan dan praktik tata boga yang dapat terus diasah selama masa pembinaan. Bekal keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk lebih siap menjalani kehidupan setelah kembali ke keluarga dan masyarakat.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kaltimra, Muchamad Meiryandi, mengatakan PLN tidak hanya berupaya menghadirkan manfaat melalui bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas agar penerima manfaat memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat terus diasah dan dikembangkan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi salah satu modal bagi para warga binaan untuk berkarya, menjalankan aktivitas produktif, maupun mengembangkan peluang usaha ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ujar Meiryandi.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh pelatihan yang diberikan, tetapi juga oleh kesinambungan proses pembelajaran dan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan penerima manfaat.

“Karena itu, pelatihan dilakukan secara bertahap dan melalui praktik. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat terus dikembangkan selama masa pembinaan,” tambahnya.

Ketua Srikandi PLN UID Kaltimra, Rizqi Nihayati, mengatakan program tersebut membawa semangat Women Support Women, yaitu membangun ruang bagi perempuan untuk saling mendukung, berbagi pengetahuan, dan mendorong satu sama lain untuk berkembang.

“Setiap perempuan memiliki potensi untuk belajar dan berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan ruang bagi para warga binaan untuk memperoleh keterampilan baru sekaligus membangun kepercayaan diri bahwa mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan menjadi lebih berdaya,” kata Rizqi.

Ia menjelaskan, tata boga dipilih karena merupakan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi aktivitas produktif.

“Harapannya, keterampilan ini dapat terus diasah, baik untuk kebutuhan pribadi dan keluarga maupun apabila nantinya ingin dikembangkan menjadi kegiatan usaha seperti menerima pesanan makanan,” lanjutnya.

Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, mengapresiasi dukungan PLN UID Kaltimra dalam mendukung pembinaan keterampilan bagi warga binaan perempuan.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PLN UID Kaltimra. Pembinaan keterampilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dan dikembangkan setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujar Andre.

Menurut Andre, kegiatan keterampilan juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengisi masa pembinaan dengan aktivitas yang positif dan produktif.

“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan baik, terus berlatih, dan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai salah satu bekal untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Melalui Srikandi Movement – Women Support Women, PLN UID Kaltimra terus mendorong TJSL yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas dan pemberdayaan penerima manfaat.

Kolaborasi bersama Rutan Kelas IIA Balikpapan menjadi bagian dari upaya tersebut, dengan menghadirkan pelatihan yang aplikatif dan relevan bagi warga binaan perempuan. Melalui keterampilan yang terus diasah, para peserta diharapkan memiliki tambahan bekal untuk membangun kepercayaan diri, menjalankan aktivitas produktif, dan mempersiapkan kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut