Setelah 36 Tahun Menanti, Listrik 24 Jam Mudahkan Kehidupan Warga Batu Ampar
KUTAI TIMUR, iNewsBalikpapan.id– Kehadiran listrik 24 jam membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur. Setelah lebih dari 36 tahun menantikan layanan listrik sepanjang hari, warga kini dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih nyaman sekaligus memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha.
Salah satunya dirasakan Birah, warga Batu Ampar yang menjalankan usaha depo air isi ulang. Sejak layanan listrik 24 jam diresmikan pada 5 Oktober 2026, ia semakin leluasa mengatur proses pengolahan air tanpa harus bergantung pada keterbatasan waktu penyalaan listrik.
Bagi Birah, peningkatan layanan ini membuka peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usahanya. Manfaatnya pun tidak hanya dirasakan oleh keluarganya, tetapi juga masyarakat sekitar yang membutuhkan akses air bersih.
Cerita serupa datang dari Nurhidayati. Kehadiran listrik sepanjang hari memberikan kemudahan dalam menjalankan kegiatan usaha dan membantu meringankan pekerjaan sehari-hari.
“Dengan adanya listrik, sangat membantu dalam menjalankan usaha dan sangat meringankan dalam melakukan usaha,” ungkap Nurhidayati.
Sementara itu, Kristina Siti Fatanah merasakan manfaat listrik 24 jam dari aktivitas sederhana di rumah. Kini, berbagai pekerjaan rumah tangga dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa harus menyesuaikan waktu dengan ketersediaan listrik.
“Listrik mempermudah dalam melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari,” ujar Kristina.
Pengalaman ketiga warga tersebut menjadi gambaran manfaat peningkatan layanan kelistrikan yang kini dinikmati masyarakat di empat desa, yakni Desa Beno Harapan, Mawai Indah, Mugi Rahayu, dan Himba Lestari.
Bagi masyarakat Batu Ampar, hadirnya listrik 24 jam bukan sekadar bertambahnya waktu penyalaan, melainkan juga menghadirkan kenyamanan, mendukung produktivitas, dan membuka peluang ekonomi yang sebelumnya terbatas.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa manfaat yang mulai dirasakan masyarakat menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses listrik.
“Bagi kami, listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga tentang bagaimana kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Ketika listrik membantu warga mengembangkan usaha, mendukung kebutuhan keluarga, dan membuka peluang ekonomi, di situlah semangat PLN untuk terus melayani masyarakat diwujudkan,” ujar Chaliq.
Chaliq menegaskan bahwa peningkatan layanan listrik 24 jam di Batu Ampar merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat kelistrikan yang semakin merata, termasuk bagi masyarakat di wilayah perdesaan dan pelosok Kalimantan Timur.
Di tengah tantangan kondisi kelistrikan Kalimantan yang masih dalam proses penanganan, PLN terus menjalankan berbagai langkah pemulihan dan penguatan sistem secara paralel dengan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari masih terdapat tantangan kelistrikan yang perlu terus kami tangani. Karena itu, berbagai upaya pemulihan dan penguatan sistem terus kami percepat. Namun, di saat yang sama, komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat juga harus terus berjalan. Kehadiran listrik 24 jam di empat desa Batu Ampar menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut,” tambah Chaliq.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bontang, Luddie Wied Hardono, mengungkapkan bahwa cerita dan pengalaman warga menjadi bukti bahwa peningkatan pelayanan kelistrikan dapat memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
“Bagi PLN, kebahagiaan tersendiri ketika listrik yang kami hadirkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ada warga yang kini lebih mudah menjalankan usaha, ibu rumah tangga yang terbantu aktivitasnya, hingga usaha air isi ulang yang dapat meningkatkan produksi. Inilah semangat kami untuk terus melayani masyarakat,” ujar Luddie.
Menurutnya, PLN akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan agar manfaat listrik 24 jam dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengembangan kegiatan ekonomi produktif.
Sebelumnya, pada 5 Oktober 2026, PLN secara resmi menghadirkan layanan listrik 24 jam bagi masyarakat empat desa di Kecamatan Batu Ampar. Peningkatan layanan ini sekaligus menjawab penantian panjang warga yang selama puluhan tahun belum dapat menikmati listrik sepanjang hari.
Kini, manfaat dari peningkatan pelayanan tersebut mulai hadir dalam keseharian masyarakat. Dari rumah tangga hingga pelaku usaha kecil, listrik memberikan kemudahan dan membuka kesempatan baru untuk tumbuh dan berkembang.
Melalui berbagai upaya peningkatan layanan kelistrikan, PLN UID Kaltimra terus berkomitmen menghadirkan listrik yang semakin andal, merata, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Sebab, bagi PLN, setiap layanan listrik yang semakin baik bukan hanya tentang tersedianya energi, tetapi juga tentang harapan dan peluang yang tumbuh bersama masyarakat.
Editor: Mukmin Azis