Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Usia 17 Tahun Dapat Rekening Gratis dari Pemerintah, Saldo Rp50.000 per Orang
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Gelontorkan Bansos Rp31 Triliun, Pekerja Dapat Subsidi Upah Rp900.000

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:57 WIB
  • author Rohman Wibowo
Pemerintah Gelontorkan Bansos Rp31 Triliun, Pekerja Dapat Subsidi Upah Rp900.000
Pemerintah akan menggelontorkan subsidi upah sebesar Rp900.000 bagi jutaan pekerja. (Foto : ilustrasi/SINDOnews)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Pemerintah akan menggelontorkan bantuan stimulus ekonomi sebesar Rp31 triliun pada kuartal IV-2026. Jutaan pekerja akan mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp900.000.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut stimulis ini untuk menjaga daya beli masyarakat melalui penyaluran BSU dan bantuan pangan beras.

Dia memaparkan, pekerja yang memenuhi kriteria akan memperoleh BSU sebesar Rp300.000 per bulan dengan total bantuan Rp900.000 selama tiga bulan. Jumlah penerima BSU diperkirakan mencapai 13,3 juta pekerja.

Sementara untuk bantuan beras, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp17,55 triliun untuk 33.244.408 keluarga. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan mekanisme distribusi yang terintegrasi dengan sistem rekening perbankan. Dengan skema tersebut, dana stimulus diharapkan dapat diterima masyarakat secara lebih efisien.

"Stimulus tahun ini sebesar Rp31 triliun. Ini mulai kita gunakan di kuartal keempat menggunakan rekening yang sama," jelas Airlangga dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Selain bantuan langsung, pemerintah memberikan dukungan tambahan kepada pekerja melalui insentif perpajakan. Salah satunya berupa fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Ditanggung Pemerintah bagi pekerja dengan penghasilan maksimal Rp10 juta per bulan. 

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mempertahankan daya beli dan kesejahteraan keluarga pekerja.

Di sisi lain, pemerintah mendorong perluasan akses layanan keuangan melalui program kepemilikan rekening bank bagi masyarakat. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mempermudah penerimaan bantuan sosial, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memanfaatkan layanan keuangan formal dalam kegiatan ekonomi produktif.

Airlangga menjelaskan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,28 triliun untuk program satu orang satu rekening. Sasaran program ini adalah sekitar 25 juta penduduk berusia di atas 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 hingga 4, dengan setoran awal rekening sebesar Rp50.000.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut