SENDAWAR, iNewsBalikpapan.id – Nasib teagis dialami Supriatin (50) sopir travel jurusan Melak-Samarinda. Dia terancam kehilangan tangan kirinya setelah dibacok Jumran (55) di Jalan Trans Kalimantan Kampung Muhur, Siluq Ngurai, Kutai Barat.
Kapolsek Siluq Ngurai, Iptu Ginanjar menjelaskan, aksi penganiayaan itu dipicu kecelakaan lalu lintas pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Saat kejadian, korban tengah mengemudikan kendaraanya, Toyota Innova warna hitam dengan nomor polisi KT 1849 OY.
Supriatin melaju dari arah Kutai Barat menuju Samarinda. Saat melintasi jalan menikung, korban berusaha menghindari sepeda motor Yamaha Bison KT 4194 PQ milik pelaku yang sedang mogok di pinggir jalan.
Namun, pada saat bersamaan, tiba-tiba muncul kendaraan dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Korban kemudian banting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan.
"Pelaku menghindari tabrakan di tikungan sehingga banting setir ke kiri dan mobil korban kemudian menyenggol motor hingga terjatuh dan mengenai istri pelaku," jelas Iptu Ginanjar, Jumat (13/3/2026).
Jumran yang terbakar emosi karena melihat istrinya luka-luka kemudian mendatangi mobil korban. Keduanya kemudian terlibat cekcok.
Jumran yang emosi kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan menebas korban. Korban berusaha menangkis dengan lengan kiri hingga yaris putus.
Setelah itu, pelaku kemudian membacok punggung belakang korban. Sejumlah pengendara yang melintas tidak berani melerai lantaran pelaku masih memegang parang.
Dalam video amatir yang beredar di media sosial, korban terlihat terkapar di pinggir jalan dengan lengan nyaris putus. Aparat Polsek Siluq Ngurai yang mendapat laporan langsung bergerak menuju TKP.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Di TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang, pakaian korban, serta satu unit mobil Toyota Innova warna hitam.
Petugas juga melakukan pembuatan laporan polisi, permintaan visum, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Siluq Ngurai Polres Kutai Barat.
Editor : Abriandi
Artikel Terkait
