Nama 24434 yang digunakan komunitas relawan ini ternyata memiliki filosofi tersendiri. Angka tersebut diambil dari jumlah rakaat salat lima waktu yang menjadi simbol pengingat bagi para anggota untuk tetap mengedepankan nilai kepedulian dan kebaikan dalam membantu masyarakat.
Meski bukan petugas keamanan resmi, para relawan Pos Pengaduan 24434 tetap bergerak mandiri saat menerima panggilan darurat dari warga. Mereka membuka layanan pengawalan melalui sambungan telepon maupun pesan langsung di akun Instagram komunitas. Dalam sehari, para relawan bahkan bisa menerima hingga lima permintaan pengawalan, baik dari perempuan maupun laki-laki, mulai dari perjalanan pulang kerja hingga menuju rumah tujuan.
Ketua Relawan Pos Pengaduan 24434, Rayhan Putra Asril, menegaskan seluruh anggota mengusung prinsip sosial dalam menjalankan aksi kemanusiaan tersebut. Karena itu, para relawan menolak segala bentuk pembayaran ataupun imbalan dari warga yang mereka kawal demi menjaga ketulusan gerakan sosial yang mereka bangun.
Rayhan menegaskan seluruh anggota mengusung prinsip sosial dalam menjalankan aksi kemanusiaan tersebut. Karena itu, para relawan menolak segala bentuk pembayaran ataupun imbalan dari warga yang mereka kawal demi menjaga ketulusan gerakan sosial yang mereka bangun." Kami tidak pungut biaya, kita lakukan gratis," tegasnya.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
