Hati-hati! 4 Kebiasaan Buruk Ini Bikin Gairah Seks Pria Menurun

Niko Prayoga
Kebiasaan buruk pria yang terkesan sepele bisa berdampak pada penurunan gairah seks akibat gangguan hormonal. (foto: ilustrasi/ist)

Penumpukan lemak di sekitar perut pun bisa terjadi ketika pola makan tidak terkontrol.

“Yang bikin perut numpuk lemak itu bukan makan makanan tinggi lemak, tapi gula. Gula bikin badan nyimpan lemak di perut sebagai surplus kalori berlebih. Jadi, yang direm makan makanan manisnya, bukan hanya ngurangi nasi,” ujarnya.

Karena itu, mengurangi konsumsi minuman manis, makanan tinggi gula, serta mengontrol total asupan kalori menjadi bagian penting dalam menjaga komposisi tubuh.

2. Olahraga Hanya Mengandalkan Kardio

Aktivitas fisik memang menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Namun, menurut dr Andika, latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada kardio.

Latihan kekuatan atau resistance training dapat menjadi pilihan untuk melengkapi rutinitas olahraga. Ia menyarankan latihan dengan gerakan-gerakan yang melibatkan banyak kelompok otot sekaligus.

“Kardio doang enggak cukup. Kardio berlebihan malah bisa nurunin testosteron kita. Yang naikin justru angkat beban di gym. Gerakan-gerakan besar, compound, seperti squat, deadlift, dan lain-lain,” ucap dr Andika.

Dengan demikian, kombinasi latihan kardio dan latihan kekuatan dapat menjadi bagian dari pola olahraga yang lebih seimbang.

3. Kebiasaan Begadang

Waktu tidur juga tidak boleh disepelekan. Selain membantu proses pemulihan tubuh, tidur yang cukup dan berkualitas berkaitan dengan berbagai fungsi hormonal.

Dr Andika mengatakan produksi testosteron banyak berlangsung ketika seseorang berada dalam kondisi tidur, terutama pada fase tidur yang lebih dalam.

“Ini yang aku bilang, aku pun sering ngremehin ini. Kualitas dan durasi tidur, testosteron itu diproduksi paling banyak jam dua sampai jam empat pagi pas tidur masuk ke dalam fase deep. Begadang semalaman aja udah bisa nurunin kadarnya lumayan banyak,” jelas dr Andika.

Karena itu, kebiasaan tidur larut malam sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus. Pria perlu menjaga durasi sekaligus kualitas tidur agar tubuh memiliki kesempatan untuk menjalankan proses pemulihan secara optimal.

Editor : Abriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network