Gol Dianulir, Persija Akhirnya Mengamuk
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan. Arlyansyah Abdulmanan sempat menjebol gawang PSIM pada menit ke-55, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena offside.
Kebuntuan membuat pertandingan berlangsung semakin menegangkan. PSIM berusaha menjaga kedisiplinan pertahanan, sementara Persija terus mencari celah untuk mencetak gol pembuka.
Kesabaran Macan Kemayoran akhirnya terbayar pada menit ke-76. Alexander Jeremejeff berhasil menaklukkan Cahya Supriadi dan membawa Persija unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Persija yang sebelumnya kesulitan menembus pertahanan PSIM mendadak tampil semakin tajam.
Empat menit berselang, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Persija menjadi 2-0 pada menit ke-80. PSIM pun semakin tertekan menghadapi gempuran tim tamu.
Persija belum berhenti. Pada menit ke-87, Kwon Chang-hoon ikut mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memperlebar jarak menjadi 3-0.
Pesta gol Macan Kemayoran ditutup Loncar pada menit ke-90+3. Gelandang tersebut mencetak gol keduanya melalui tendangan terukur dari luar kotak penalti untuk memastikan kemenangan Persija menjadi 4-0.
Dalam rentang waktu singkat, Persija mengubah pertandingan yang semula berjalan alot menjadi kemenangan telak. Pertahanan PSIM yang mampu bertahan selama lebih dari satu jam akhirnya runtuh menghadapi gelombang serangan tim ibu kota.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
