Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLT, Raditya Kuntoro, mengatakan keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh dukungan sarana, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam mengoptimalkan dan melanjutkan manfaat program secara mandiri.
“Melalui Electrifying Marine, kami mendorong masyarakat Tihi-Tihi untuk mengoptimalkan pemanfaatan listrik dalam kegiatan produktif, meningkatkan kapasitas usaha, dan menciptakan nilai tambah dari budi daya rumput laut. Harapannya, manfaat program dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Raditya.
Selanjutnya General Manager PLN UIP KLT, Dewanto, mengatakan bahwa energi listrik harus mampu menjadi penggerak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“PLN UIP KLT tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga memastikan listrik memberi nilai tambah bagi masyarakat. Melalui Electrifying Marine di Tihi-Tihi, listrik dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan nilai tambah budi daya rumput laut sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Dewanto.
Dengan diterimanya penghargaan ini, PLN UIP KLT semakin bersemangat menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat. Capaian ini menjadi inspirasi untuk terus mendorong pemanfaatan listrik sebagai penggerak produktivitas, peningkatan pendapatan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
