Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hantavirus Merebak di Dunia, Calon Pandemi Baru setelah Covid-19?
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Bantah Stok Vaksin Covid-19 Kosong di Sejumlah Daerah

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:47 WIB
  • author Widya Michella
Kemenkes Bantah Stok Vaksin Covid-19 Kosong di Sejumlah Daerah
Kemenkes Bantah Stok Vaksin Covid-19 Kosong di Sejumlah Daerah. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id -Stok vaksin Covid-19 di beberapa daerah dilaporkan banyak yang kosong namun kondisi tersebut dibantah oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyebut stok vaksin masih ada. Meski demikian jumlahnya terbatas.

“Stok masih ada walau sangat terbatas,” kata Nadia saat dikonfirmasi.

Menurut Nadia, saat ini total stok vaksin Covid-19 berbagai merek sekitar 1,1 juta dan tersebar di berbagai daerah.

"Stok vaksin total ada sekitar 1,1 juta, tapi tersebar,” katanya. 

Nadia mengatakan, untuk daerah yang laju penyuntikannya tinggi seperti di Jakarta, maka akan disupply dengan realokasi dari daerah yang punya stok banyak. Hal itu dilakukan sambil menunggu vaksin Covid-19 dalam negeri yang saat ini sudah mulai diproduksi.

Stok vaksin Covid-19 di beberapa daerah dilaporkan banyak yang kosong. Stok yang kosong termasuk vaksin booster.

“Saat ini, vaksinasi belum tersedia untuk sementara waktu. Kementerian Kesehatan RI sedang melakukan pengadaan stok vaksin kembali,” tulis laman media sosial Jakarta Smart City, Jumat (14/10/2022).

Tidak hanya di Jakarta, stok vaksin Covid-19 di Kota Yogyakarta untuk semua jenis juga dilaporkan kosong dalam beberapa hari terakhir. 

Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul  Stok Vaksin Covid-19 Kosong di Beberapa Daerah, Kemenkes: Masih Ada tapi Terbatas 

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut