Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nelayan Muara Badak Hilang di Perairan Muara Berau, Basarnas Balikpapan Kerahkan Tim SAR
Advertisement . Scroll to see content

Nabila Safitri, Korban Tenggelam di Perairan Selili, Ditemukan Meninggal

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 18:44 WIB
  • author Mukmin Azis
Nabila Safitri, Korban Tenggelam di Perairan Selili, Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Mahakam.(Foto: Dok Polda Kaltim)

SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id — Setelah hampir seharian penuh upaya pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Nabila Safitri, korban tenggelam di Perairan Selili, Samarinda, pada Rabu sore (30/07). Gadis muda itu sebelumnya dilaporkan hilang di sekitar muara Sungai Sambutan/Selili, memicu kekhawatiran mendalam dari keluarga dan warga sekitar.

Pencarian dimulai sejak pagi dan melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Sat Polairud Polresta Samarinda, Basarnas, BPBD, relawan, serta instansi terkait lainnya. Tim bekerja dengan menyisir wilayah sungai dengan radius 1 hingga 2 kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

Medan pencarian tak mudah. Sungai yang luas, derasnya arus, dan banyaknya kolong rumah warga menjadi tantangan tersendiri. Namun satu demi satu wilayah disisir — dari hilir ke hulu, hingga ke sudut-sudut sempit perairan. Keluarga korban pun setia mendampingi di tepi sungai, menunggu dengan harapan sekaligus rasa cemas yang semakin mendalam seiring waktu berjalan. Sekitar pukul 16.02 WITA, tubuh Nabila akhirnya ditemukan 30 meter dari lokasi awal kejadian. Jenazah langsung dievakuasi dengan lancar, dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Isak tangis pecah di lokasi penemuan. Warga yang sedari pagi ikut membantu pencarian tampak larut dalam duka. Momen itu menjadi pengingat akan rapuhnya nyawa manusia di tengah derasnya arus sungai Mahakam.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Namun rasa kehilangan yang dirasakan keluarga dan masyarakat sekitar masih menyisakan luka mendalam.

Pihak kepolisian melalui Polresta Samarinda mengimbau warga agar lebih waspada saat berada di wilayah perairan, terutama anak-anak dan warga yang tidak mahir berenang. Keselamatan harus menjadi prioritas untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut