Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Sanksi 160 SPBU di Kalimantan, Pelanggaran QR Code hingga BBM Subsidi Terungkap
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Kasus Pembuangan Bayi di Balikpapan, Lebih dari 10 Saksi Diperiksa

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 21:18 WIB
  • author Mukmin Azis
Polisi Selidiki Kasus Pembuangan Bayi di Balikpapan, Lebih dari 10 Saksi Diperiksa
Polisi Terus Selidiki Kasus Pembuangan Bayi di Balikpapan, (Foto: Ilustrasi/Ist)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Kasus pembuangan bayi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Klandasan Kecil, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, terus menjadi sorotan. Jasad bayi yang ditemukan tanpa nyawa itu kini tengah ditelusuri asal-usulnya oleh penyidik Polresta Balikpapan.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, mengungkapkan pihaknya telah memeriksa lebih dari 10 saksi. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai ketua RT setempat, pemilik rumah kos, bidan, hingga warga sekitar lokasi penemuan.

“Sejak malam kejadian kami langsung bergerak. Data dari bidan dan fasilitas kesehatan juga kami telusuri, karena dari sana bisa diketahui siapa saja yang baru melahirkan,” ujar Zeska, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang bayi malang itu. Hingga kini, jasad bayi sudah dibawa ke laboratorium forensik untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Posisi bayi ditemukan sudah tidak bernyawa. Kami menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian dan apakah ia sempat dilahirkan hidup,” tambahnya.

Polisi menegaskan, pencarian siapa orang tua sekaligus pelaku pembuangan bayi ini menjadi prioritas utama. “Ini kejahatan kemanusiaan. Kami akan ungkap siapa yang bertanggung jawab,” tegas Zeska.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut