Srikandi PLN UID Kaltimra Beri Pelatihan Tata Boga di Rutan Balikpapan
BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id – Keterampilan dapat menjadi salah satu bekal penting dalam mempersiapkan seseorang untuk kembali beraktivitas dan berkontribusi di tengah masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melalui Srikandi PLN dengan memberikan pelatihan tata boga bagi warga binaan perempuan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Srikandi Movement – Women Support Women sebagai bentuk pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan kapasitas penerima manfaat.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dengan memberikan pengetahuan dan praktik tata boga yang dapat terus diasah selama masa pembinaan. Bekal keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk lebih siap menjalani kehidupan setelah kembali ke keluarga dan masyarakat.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kaltimra, Muchamad Meiryandi, mengatakan PLN tidak hanya berupaya menghadirkan manfaat melalui bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas agar penerima manfaat memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat terus diasah dan dikembangkan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi salah satu modal bagi para warga binaan untuk berkarya, menjalankan aktivitas produktif, maupun mengembangkan peluang usaha ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ujar Meiryandi.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh pelatihan yang diberikan, tetapi juga oleh kesinambungan proses pembelajaran dan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan penerima manfaat.
“Karena itu, pelatihan dilakukan secara bertahap dan melalui praktik. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat terus dikembangkan selama masa pembinaan,” tambahnya.
Editor: Mukmin Azis