Srikandi PLN UID Kaltimra Beri Pelatihan Tata Boga di Rutan Balikpapan
Ketua Srikandi PLN UID Kaltimra, Rizqi Nihayati, mengatakan program tersebut membawa semangat Women Support Women, yaitu membangun ruang bagi perempuan untuk saling mendukung, berbagi pengetahuan, dan mendorong satu sama lain untuk berkembang.
“Setiap perempuan memiliki potensi untuk belajar dan berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan ruang bagi para warga binaan untuk memperoleh keterampilan baru sekaligus membangun kepercayaan diri bahwa mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan menjadi lebih berdaya,” kata Rizqi.
Ia menjelaskan, tata boga dipilih karena merupakan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi aktivitas produktif.
“Harapannya, keterampilan ini dapat terus diasah, baik untuk kebutuhan pribadi dan keluarga maupun apabila nantinya ingin dikembangkan menjadi kegiatan usaha seperti menerima pesanan makanan,” lanjutnya.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, mengapresiasi dukungan PLN UID Kaltimra dalam mendukung pembinaan keterampilan bagi warga binaan perempuan.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PLN UID Kaltimra. Pembinaan keterampilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dan dikembangkan setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujar Andre.
Menurut Andre, kegiatan keterampilan juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengisi masa pembinaan dengan aktivitas yang positif dan produktif.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan baik, terus berlatih, dan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai salah satu bekal untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Melalui Srikandi Movement – Women Support Women, PLN UID Kaltimra terus mendorong TJSL yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas dan pemberdayaan penerima manfaat.
Kolaborasi bersama Rutan Kelas IIA Balikpapan menjadi bagian dari upaya tersebut, dengan menghadirkan pelatihan yang aplikatif dan relevan bagi warga binaan perempuan. Melalui keterampilan yang terus diasah, para peserta diharapkan memiliki tambahan bekal untuk membangun kepercayaan diri, menjalankan aktivitas produktif, dan mempersiapkan kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat.
Editor: Mukmin Azis