Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Mahasiswa di Makassar Ricuh! Massa dan Polisi Saling Dorong
Advertisement . Scroll to see content

Bocah 4 Tahun di Makassar Diculik, Dijual ke Yogyakarta Ditemukan di Kawasan Suku Anak Dalam Jambi

Minggu, 09 November 2025 | 18:53 WIB
  • author Abriandi
Bocah 4 Tahun di Makassar Diculik, Dijual ke Yogyakarta Ditemukan di Kawasan Suku Anak Dalam Jambi
Tiga tersangka penculikan Bilqis asal Kota Makassar ditangkap tim gabungan di Jambi. (foto: ist/polda jambi)

MAKASSAR, iNewsBalikpapan.id - Peringatan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya saat beraktivitas di luar rumah. Di Makassar, Sulsel, seorang bocah berusia 4 tahun bernama Bilqis diculik orang tidak dikenal pada Minggu (2/11/2025).

Bilqis diculik Sri Yuliana alias Ana yang merupakan warga Kota Makassar saat menemani ayahnya bermain tenis di Taman Pakui. Tersangka penculikan kemudian menjual bocah malang itu kepada pelaku lain asal Yogyakarta seharga Rp3 juta.

Penyidik Polrestabes Makassar yang melakukan pengejaran ke Yogyakarta berhasil mengendus keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan. Sayangnya, polisi tidak menemukan Bilqis.

Dari pengakuan pelaku kedua, Bilqis dijual kepada warga Jambi bernama Ade Friyanto dan Mery Ana. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan menangkap keduanya di sebuah penginapan di Sungai Penuh, Jambi pada Jumat (7/11/2025) malam.

Lagi-lagi, polisi mendapati fakta jika kedua pelaku sudah menjual bocah tersebut kepada warga Merangin seharga Rp80 juta. Korban dijual dan dibawa ke kawasan Suku Anak Dalam.

Setelah dilakukan interogasi,  tim Gabungan Resmob Polda Jambi, Resmob Polrestabes Makassar, dan Resmob Batax Team Polres Merangin akhirnya mengetahui keberadaan Bilqis di SPE Desa Gading, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut