get app
inews
Aa Text
Read Next : Kado Tahun Baru, 106 Personel Polresta Samarinda Naik Pangkat 

Razia Narkoba, Jatanras Polresta Samarinda Malah Temukan Senpi dan Amunisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 22:16 WIB
header img
Barang bukti senjata api rakitan dan enam butir amunisi disita tim Jatanras Polresta Samarinda dari seorang penumpang asal Kaltara dalam razia di Samarinda. (foto: ist)

SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id – Tim Jatanras Polresta Samarinda menyita satu pucuk senjata api laras pendek beserta amunisi  dalam razia kendaraan di Lempake, Kota Samarinda pada Kamis (8/1/2026).

Senpi rakitan tersebut disita dari seorang penumpang mobil travel dari arah Kota Bontang. 

Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setyawan mengungkapkan, penemuan senjata rakitan tersebut terjadi secara tidak sengaja. 

Awalnya, polisi melakukan pengawasan kendaraan keluar masuk Kota Samarinda setelah mendapat informasi pengiriman narkoba dari Kalimantan Utara.

Sekitar pukul 14.45 WITA, satu unit mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KU 1684 DT melintas di Jalan Kebon Agung, tepat di depan Terminal Lempake dan langsung dihentikan petugas.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan penumpang dan muatan mobil yang dicurigai membawa narkoba. Namun, polisi justru dikejutkan dengan temuan senjata api rakitan lengkap dengan enam butir amunisi aktif.

"Senpi rakitan dan amunisi tersebut ditemukan disimpan di dalam tas selempang hitam di belakang kursi penumpang,"jelas AKP Agus dalam keterangannya dikutip Minggu (11/1/2026).

Dari hasil interogasi di lokasi, senjata api rakitan tersebut diakui milik salah satu penumpang berinisial K.

Polisi kemudian membawa K beserta empat orang penumpang dan sopir ke Mako Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

"Awalnya penyelidikan mengarah pada dugaan peredaran narkotika, hasil pemeriksaan justru menemukan kepemilikan senjata api rakitan beserta amunisinya. Ini yang didalami," ujarnya. 

AKP Agus menambahkan, temuan senpi tersebut merupakan potensi ancaman yang sangat berbahaya. Ini bisa memicu terjadinya tindak kejahatan lainnya,” tambahnya.

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut