Orang Miskin di Kaltim Bertambah, Rokok dan Beras Jadi Beban Utama
Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan menurun sebanyak 2,54 ribu orang (dari 87,63 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 85,09 ribu orang pada September 2025).
Mas'ud menjelaskan, komoditas makanan memberikan sumbangan terbesar terhadap pembentukan Garis Kemiskinan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan, relatif sama.
Beras masih menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar, yakni 17,17 persen di perkotaan dan 21,28 persen di perdesaan. Posisi kedua ditempati rokok kretek filter dengan kontribusi 12,78 persen di perkotaan dan 13,86 persen di perdesaan.
Selain itu, ada tiga komoditas lain yang juga berperan cukup signifikan dalam pembentukan Garis Kemiskinan, yakni daging ayam ras, telur ayam ras, dan mi instan.
Editor : Abriandi