8 Korban Tewas Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup
SEKADAU, iNewsBalikpapan.id - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap helikopter bernomor registrasi PK-CFX yang jatuh di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, secara resmi dihentikan pada Jumat (17/4/2026).
Penutupan operasi ini dilakukan setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi jatuhnya pesawat di tengah hutan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa delapan orang yang berada di dalam helikopter tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta berharap agar pihak keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
Proses evakuasi jenazah dilakukan melalui koordinasi yang intensif menggunakan jalur udara. Helikopter Super Puma dikerahkan untuk menjemput para korban di Kompi 642 Sanggau, yang kemudian diterbangkan menuju Lanud Supadio Pontianak.
Setibanya di pangkalan udara, delapan jenazah tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalbar menggunakan delapan unit ambulans untuk diserahterimakan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) guna proses identifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan data resmi, delapan korban yang meninggal dunia terdiri dari dua kru dan enam penumpang. Kru helikopter yang gugur dalam tugas adalah Pilot Captain Marindra W. dan EOB Harun Arasyid. Sementara itu, enam penumpang yang turut menjadi korban teridentifikasi atas nama Patrick K., Victor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito. Dengan selesainya proses evakuasi dan penyerahan jenazah kepada tim medis, seluruh rangkaian misi kemanusiaan ini dinyatakan berakhir.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar