MU Cuci Gudang! Bidik Rp2,3 Triliun dari Penjualan 5 Bintang
MANCHESTER, iNewsBalikpapan.id – Manchester United (MU) menargetkan pemasukan hingga 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2,3 triliun dari penjualan pemain pada bursa transfer musim panas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar klub untuk merombak skuad agar kembali bersaing di papan atas. Sejumlah pemain utama masuk daftar jual.
Nama yang berpotensi dilepas meliputi Marcus Rashford, Andre Onana, Rasmus Hojlund, Manuel Ugarte, dan Joshua Zirkzee. Sementara Casemiro akan pergi sebagai free agent, sekaligus menghapus beban gaji sekitar 350.000 poundsterling atau Rp8,1 miliar per pekan dari neraca klub. Musim panas sebelumnya, MU aktif mendatangkan pemain seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens. Manajemen ingin melanjutkan langkah tersebut dengan pendekatan lebih strategis.
MU memprioritaskan perekrutan gelandang tengah. Nama seperti Eliot Anderson dan Aurelien Tchouameni masuk dalam radar sebelum keputusan penawaran resmi dibuat.
Namun, perekrutan sangat bergantung pada keberhasilan menjual pemain. CEO Omar Berrada bersama Jason Wilcox dan Christopher Vivell menilai pemasukan dari penjualan menjadi kunci utama.
Kepastian tampil di Liga Champions membuat klub berjuluk Setan Merah ini lebih menarik bagi pemain incaran. Tambahan pendapatan dari kompetisi tersebut diperkirakan mencapai 50–60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,15–Rp1,39 triliun.
Meski begitu, MU masih menghadapi tantangan dalam memaksimalkan nilai penjualan pemain. Dalam satu dekade terakhir, klub hanya berada di peringkat kesembilan dalam pemasukan transfer di Inggris.
Penjualan Alejandro Garnacho ke Chelsea senilai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp927 miliar menjadi contoh sukses. Namun, kerugian terlihat dari transfer Antony yang dibeli 86 juta poundsterling atau Rp1,99 triliun dan dijual hanya 21,65 juta poundsterling atau sekitar Rp501 miliar.
Situasi Marcus Rashford juga belum pasti. Barcelona memiliki opsi membeli dia seharga 26 juta poundsterling atau sekitar Rp602 miliar sebelum 15 Juni, namun keputusan tersebut belum final.
MU berpotensi menanggung kerugian pada sejumlah pemain. Rasmus Hojlund yang dibeli 72 juta poundsterling atau Rp1,67 triliun kini berpotensi dilepas sekitar 38 juta poundsterling atau Rp880 miliar melalui klausul Napoli.
Gaji Andre Onana diprediksi naik jika MU tampil di Liga Champions, sehingga klub berupaya menjual dia meski situasi pasar tidak mudah.
Manuel Ugarte yang didatangkan dengan nilai 50 juta poundsterling atau Rp1,15 triliun diperkirakan dilepas setengah harga. Hal serupa terjadi pada Joshua Zirkzee yang nilai pasarnya kini sekitar 18 juta poundsterling atau Rp417 miliar dari harga beli 36,5 juta poundsterling atau Rp846 miliar.
Pemilik INEOS Sir Jim Ratcliffe terus mendorong perbaikan kebijakan transfer. Dia ingin mengoreksi kesalahan masa lalu yang merugikan klub.
MU belum meraih gelar Liga Inggris sejak era Sir Alex Ferguson berakhir pada 2013. Bursa transfer musim panas ini menjadi penentu arah kebangkitan mereka.
Keberhasilan menjual dan membeli pemain secara tepat akan menentukan peluang MU bersaing dengan Manchester City dan Arsenal pada musim depan.
Editor : Mukmin Azis