Panas Dingin Klasemen Super League, Borneo FC Samai Poin Persib Bandung di Puncak
SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id - Borneo FC melibas tamunya Semen Padang tiga gol tanpa balas di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/4/2026). Meski belum mampu naik ke puncak klasemen, namun kemenangan ini mengancam Persib Bandung.
Kemenangan atas Semen Padang pada lanjutan Super League 2025-202, memang membuat tim Pesut Etam meraih tiga poin tambahan dan menyamai perolehan angka Persib Bandung yakni 66.
Hanya saja, Bornoe FC harus tetap puas di posisi kedua meski unggul selisih gol. Penyebabnya, regulasi Super League mengatur penentuan posisi dua tim dengan poin sama mengacu pada head-to-head.
Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Persib Bandung lebih unggul dibanding Borneo FC. Pada pertemuan pertama pada Desember 2025, Persib menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion GBLA.
Sementara pada pertemuan di Stadion Segiri pada Maret 2026 lalu, kedua tim bermain 1-1. Hasil ini membuat Persib masih berhak menempati posisi puncak klasemen sementara Super League.
Namun dengan lima pekan tersisa, pacuan menuju juara dipastikan akan berlangsung sengit. Persib Bandung akan mati-matian mempertahankan gelar juara bertahan.
Sementara Borneo FC tentu tidak ingin kembali menjadi runner up setelah musim lalu hanya menjadi juara reguler series. Tim Pesut Etam sudah bertekad untuk mengakhiri puasa gelar.
Jalannya Pertandingan
Borneo FC Samarinda tampil dominan sejak awal pertandingan saat menjamu Semen Padang FC di Stadion Segiri. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Pesut Etam langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama dengan pressing tinggi dan permainan cepat dari sisi sayap.
Tekanan yang dibangun sejak awal akhirnya membuahkan hasil cepat. Pada menit ke-9, Komang Teguh sukses membuka keunggulan setelah memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti. Gol tersebut membuat Borneo FC unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim tuan rumah.
Tak puas dengan satu gol, Borneo FC terus menekan lini pertahanan Semen Padang. Mereka mendominasi penguasaan bola dan memaksa tim tamu lebih banyak bertahan. Solidnya lini tengah membuat aliran bola Semen Padang kerap terputus sebelum memasuki area berbahaya.
Editor : Abriandi