get app
inews
Aa Text
Read Next : Tergoda Kunci Nyantol, Pencuri Mobil Pikap Ditangkap saat Kabur ke Balikpapan

PLN UIP KLT Percepat Pembangunan GI Grogot untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Kaltim-Kalsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 15:06 WIB
header img
Tim PLN UIP KLT bersama pekerja proyek melakukan koordinasi lapangan di area pembangunan GI 150 kV Grogot, Kabupaten Paser, untuk memastikan tahapan pekerjaan berjalan sesuai prosedur dan standar K3.(Foto: PLN UIP KLT)

PASER, iNewsBalikpapan.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus mempercepat pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot di Kabupaten Paser guna memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1), PLN saat ini fokus menyelesaikan pembangunan Extension 2 Line Bay arah GI Sei Durian. Proyek tersebut menjadi langkah strategis untuk menghadirkan jalur alternatif transmisi listrik sehingga sistem tidak lagi bergantung pada satu jalur utama.

Saat ini, tahapan pekerjaan telah memasuki fase erection dan installation. Ratusan komponen vital mulai dipasang, seperti Disconnecting Switch (DS), Circuit Breaker (CB), Current Transformer (CT), Capacitive Voltage Transformer (CVT), hingga Lightning Arrester (LA).

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, mengatakan proyek tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan sistem kelistrikan yang semakin meningkat di Kalimantan.

“Kami sedang membangun jalur alternatif yang kuat. Dengan hadirnya koneksi dari GI Grogot menuju GI Sei Durian ini, sistem kelistrikan kita memiliki fleksibilitas tinggi. Jika terjadi gangguan di satu jalur, jalur ini siap menyokong sehingga risiko padam di masyarakat bisa diminimalisir,” ujarnya.

Menurut Basuki, selama ini sistem transmisi dari Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Timur masih bertumpu pada jalur GI Tanjung menuju GI Kuaro. Kehadiran jalur baru diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem interkoneksi antarwilayah.

Sementara itu, Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, menegaskan seluruh proses pekerjaan dilakukan dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat.

“Ini adalah pekerjaan presisi tinggi. Mulai dari mendirikan struktur baja hingga menempatkan peralatan sensitif seperti CB dan CT, semua ada hitungannya. Tim bekerja memastikan setiap pengujian awal dilakukan tanpa cela sebelum energize,” katanya.

Proyek yang dikerjakan KSO Usaha Bakti Perkasa–PT Mahameru Energi Semesta tersebut telah menunjukkan progres positif sejak dimulai pertengahan April 2026.

PLN berharap kehadiran Extension 2 Line Bay GI Grogot dapat menghadirkan pasokan listrik yang lebih andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di Kalimantan.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut